Kamis kemaren IHSG naik tipis 8,342 poin (+0,23%) ke level 3.494,539, total transaksi Rp 4,767 triliun, foreign mencatatkan nettbuy Rp 310 miliar dan Rupiah ditutup menguat tipis di Rp 8.805/US $. Volume perdagangan meningkat karena adanya akuisisi AGRO oleh BBRI senilai Rp 303 miliar.
Semalam Bursa Wall Street ditutup melesat, dengan Dow Jones naik 191.40 poin (+1,59%) menjadi 12.258,20, S&P 500 naik 22,53 poin (+1,72%) menjadi 1.330,97 dan Nasdaq melompat 50.67 poin (+1.84%) di 2,798.74. Kenaikan dipicu data baru yang menunjukkan positifnya pasar tenaga kerja, penjualan ritel dan sektor jasa ekonomi, menyusul turunnya lagi harga minyak. Pemerintah AS mengklaim pengangguran turun menjadi 368.000 yang merupakan angka terendah sejak akhir Mei 2008.
Penguatan Bursa Regional Asia pada perdagangan kemaren memberi sentimen positif terhadap laju IHSG, tapi sayangnya, penguatan ini belum mampu mengembalikan IHSG ke level 3.500. IHSG sempat naik untuk mengetest resist pola triangle pattern di 3512, tetapi menjelang 1/2 jam sebelum penutupan, indeks malah melorot dan ditutup dibawah level psikologis 3500.
Penguatan Bursa Regional Asia pada perdagangan kemaren memberi sentimen positif terhadap laju IHSG, tapi sayangnya, penguatan ini belum mampu mengembalikan IHSG ke level 3.500. IHSG sempat naik untuk mengetest resist pola triangle pattern di 3512, tetapi menjelang 1/2 jam sebelum penutupan, indeks malah melorot dan ditutup dibawah level psikologis 3500.
Hari ini adalah pengumuman BI Rate. Kemungkinan BI Rate akan dipertahankan di 6,75% dan sentimen ini diharapkan menjadi katalis bagi kenaikan indeks lebih lanjut. Ditambah lagi dari kenaikan Dow semalam yang cukup besar, akan memberikan efek psikologis yang positif bagi market Regional Asia dan IHSG pada hari ini.
Jika kemaren gagal untuk bertahan di level psikologis 3500, maka hari ini besar kemungkinannya indeks akan tutup diatas level tersebut. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa resist pola triangle di 3512 yang menjadi resist kuat saat ini, juga akan dilewati.
LSIP:
LSIP:
Break dari downtrend channel dengan volume yang besar
Stochastic uptrend dalam posisi golden cross
Momentum MACD menguat dalam posisi golden cross
Volume naik signifikan
Target terdekat 2350-2400
Support 2225-2250
Resist 2300...2350...2400
BJBR:
Break dari downtrend line-nya
Namun masih bergerak sideways dan konsolidasi di level 1090-1230
Stochastic dan MACD naik dalam posisi golden cross
Volume naik signifikan diatas VMA 20 days
Berpeluang menguji resist area konsolidasinya di 1220-1230
Support 1150...1130...1090
Resist 1180...1200...1230
KRAS:
Break out dari downtrend line-nya, tapi masih belum bisa keluar dari area konsolidsi di 1010-1080
Stochastic dan MACD dalam trend positif
Volume naik signifikan
Berpeluang menuju 1140-1150, jika mampu break resist area konsolidasinya
Support 1010...1040
Resist 1080...1110...1140
JSMR:
Rumor peningkatan laba bersih sebesar 300% pada tahun 2010 dan besarnya deviden yang akan dibagi, mengangkat saham ini.
Kenaikan tertahan oleh resist down trend line-nya
Stochastic death cross di overbought area
MACD masih naik dalam posisi death cross
Volume kenaikan beberapa hari ini cukup signifikan
Akan bagus jika mampu break 3275, dapat menuju 3500-3575
Support: 3250...3175
Resist: 3375....3425
Resist: 3375....3425
Have an Amazing Trade and Happy Profit.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar