Rabu, 09 Maret 2011

Selama BBM Bersubsidi Belum Naik, Nikmati saja kenaikan IHSG

Selasa kemaren IHSG menguat 18,597 poin (+0,52%) ke level 3.580,314, total transaksi Rp 4,3 triliun, foreign mencatatkan nett buy tipis Rp 24 miliar dan Rupiah ditutup tidak berubah di Rp 8.790/US $.
 
Semalam Dow Jones ditutup menguat 124,58 poin (+1,03%) ke level 12.214,61. S&P 500 juga menguat 11,69 poin (+0,89%) ke level 1.321,82 dan Nasdaq menguat 20,14 poin (+0,73%) ke level 2.765,77. Proyeksi laba Bank of America (BoA) yang mengesankan diatas ekspektasi analis (mencapai US$ 40 miliar) dan turunnya harga minyak berhasil mengangkat bursa Wall Street dan bertahan di level psikologis 12.000. Harga minyak mentah dunia memang akhirnya turun setelah Arab Saudi menyatakan pihaknya akan menangkis setiap gangguan di pasar minyak.  
 
Sepanjang perdagangan sesi 1 kemaren, IHSG bergerak keluar masuk zona positif dan negatif. Tampaknya investor menunggu hasil rapat Komisi VII DPR dengan pemerintah soal rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi. Namun menjelang pertengahan sesi 2, muncul kabar dari Aljazeera yang memberitakan bahwa Pemimpin Libya Mu'ammar Khadafi bersedia mengundurkan diri jika mendapatkan jaminan keselamatan. Hal itu langsung direspon positif oleh Bursa Regional Asia, terutama Hanseng yang langsung menguat tajam. Selain itu, berita mengenai ditundanya Rapat Komisi VII DPR dengan pemerintah juga menjadi sentimen positif bagi IHSG, sehingga sepanjang akhir sesi 2 indeks bergerak naik dan berhasil ditutup di zona hijau.

Secara teknikal indeks masih berada dalam trend positif. Selama tidak ada gangguan dari faktor fundamental makro ekonomi Indonesia, indeks diperkirakan masih akan melaju menuju level 3600 kembali. Namun jika BBM dinaikkan, maka tekanan inflasi akan tinggi, sebab berdampak langsung pada beban bea transportasi industri dan harga2 pangan akan kembali naik akibat naiknya biaya transportasi. Dan jika inflasi tinggi, ujung2nya adalah kenaikan BI Rate lagi untuk menjinakan inflasi tersebut. Hal ini dapat membuat indeks kembali tertekan. Namun selama pemerintah belum menaikan harga BBM Premium, kita masih dapat menikmati kenaikan IHSG. 
 
Sesuai prediksi, pada perdagangan kemaren terlihat saham2 perbankan mulai terkena aksi ambil untung sedangkan saham2 tambang mulai bergerak naik, seperti HRUM, ITMG, BORN, PTBA dan BUMI. Saham2 second liner juga tidak mau ketinggalan dan mulai menggeliat. Beberapa saham yang perlu dicermati untuk trading adalah : INKP, NIKL, CPIN dan CMNP karena volume sudah mulai muncul cukup besar.
 
PTBA:
Break pola symetrical triangle pattern dengan volume yang sangat besar
Target harga berdasarkan pola triangle pattern adalah dilevel 21.800-22.000
Stochastic dan MACD bergerak uptrend dalam posisi golden cross
Trading buy dengan stop loss level jika break down 19.900
Support 20.300.... 19.950
Resist 20.700.... 21.000.... 22.000
 
BBRI:
Koreksi pasca gagal menembus resisten 5350, sehingga membentuk triple top
Ada gap bawah di 4925-4975
Stochastic death cross di overbought area
Momentum MACD melemah, tapi masih dalam posisi golden cross
Penurunan tanpa volume menunjukan masih dalam koreksi yang wajar
BOW di level 4925-5000
Support 5050...4925
Resist 5350...5400
 
BORN:
Break resisten downtrend line-nya dengan volume yang besar, sehingga menggagalkan koreksi pola descending triangle.
Kemaren Asing banyak membeli saham ini hampir 50 miliar
MACD dan Stochastic golden cross
Kenaikan tertahan oleh MA 50 dan fibo 38,2% di 1570
Support kuat saat ini ada di level break out-nya yaitu di 1500-1510
Trading buy dengan target terdekat di 1650-1670, stop loss jika break down 1500
Support 1530...1500
Resist 1630...1680
 
ITMG:
Tampaknya sudah memasuki area konsolidasi kembali dan penurunan sudah mulai terbatas
MACD bergerak mendatar dalam posisi death cross
Namun indikator stochastic sudah golden cross dan bergerak naik
Level buy yang aman ada disekitar level 41.850-42.500, spekulasi buy di harga 42.600-43.150
Stoploss jika harga break down 41.850
Support 43.150.... 42.500.... 41.850
Resist 44.250.... 45.000.... 45.250
 
Have an Amazing Trade and Happy Profit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar