Selasa, 29 Maret 2011

IHSG Berpotensi Untuk Top Reversal

Senin kemaren IHSG terkoreksi akibat profit taking dari saham2 unggulan (ASII, ITMG, TLKM, BMRI). IHSG ditutup melemah tipis 4,254 poin (-0,12%) ke level 3.602,859, total transaksi Rp 3,034 triliun, foreign mencatatkan nett buy 199 miliar.

Semalam Dow Jones ditutup melemah tipis 22,71 poin (-0,19%) ke level 12.197,88. S&P 500 juga melemah 3,61 poin (-0,27%) ke level 1.310,19 dan Nasdaq melemah 12,38 poin (-0,45%) ke level 2.730,68. Wall Street ditutup melemah tipis dengan volume perdagangan menyentuh rekor terendahnya sepanjang tahun ini, seiring memudarnya optimisme laporan keuangan dan juga ketidakpastian situasi global.

Sementara itu, melihat posisi candle IHSG kemaren yang membentuk doji, maka diperlukan konfirmasi dari candle berikutnya. Jika indeks hari ini tidak mampu naik kembali diatas 3610 dan close diatasnya, maka IHSG akan berpotensi untuk top reversal. Sehingga kemungkinan terjadinya profit taking masih dapat berlanjut, dengan perkiraan dapat berlangsung hingga ke level 3550-3570. Kemungkinan ini dapat terjadi, melihat indikator Stochastic yang mulai masuk overbought area, dan ada indikasi mulai berbalik arah turun. Namun apabila kenaikkan berlanjut, diperkirakan IHSG akan testing resisten level 3640 kembali.
Jika kita lihat koreksi yang terjadi, volumenya sangat kecil, maka posisi indeks saat ini masih aman2 saja. Apalagi asing masih melakukan nett buy. Sehingga selama level 3550 tidak di tembus kebawah dengan volume besar, maka profit taking yang terjadi adalah kesempatan untuk masuk atau menambah posisi. Untuk saat ini, saham2 blue chip cenderung mengalami profit taking lanjutan akibat sudah mengalami kodisi yang jenuh beli. Karena itu boleh mencermati saham2 second liner yang berfundamental bagus, namun belum bergerak naik.

BJBR:
Berhasil break out area konsolidasi jangka pendeknya di 1110-1180 dengan volume besar.
Bolinger band mulai membuka setelah lama menyempit, dimana MA 5, MA 20 dan MA 50 berkumpul, bersiap akan terjadi pergerakan harga yang signifikan, jika dapat break out resisten 1230
Jika level 1230 ini dapat ditembus, akan menuju target terdekat 1300.
Namun berdasarkan target konsolidasinya dapat menuju level 1370-1410
Indikator Stochastic menguat tajam dengan bergerak naik dalam posisi golden cross
Momentum MACD menguat dalam posisi golden cross berusaha cross up centre line 0
Rekomendasi: Buy jika mampu break 1230, stop loss jika turun lagi di 1180.
Support 1200...1180
Resist 1230...1300
 
CMNP:
Setelah membentuk doji 4 hari berturut-turut, yang mencerminkan pertarungan antara buyer dan seller yang ketat, akhirnya kemaren candle ditutup membentuk hammer yang menggambarkan kemenangan bagi pihak buyer.
Volume perdagangan yang terjadi juga besar, diatas rata-rata 20 hariannya
Stochastic juga golden cross bersiap meninggalkan oversold area
MACD tampaknya juga akan golden cross
Kenaikan terbatas pada resisten downtrend line-nya di 1190, namun jika resisten tersebut mampu ditembus dapat menuju level 1250-1270
Rekomendasi: Spekulasi buy, dan add position jika mampu break 1200, dengan target 1250-1270 dan stoploss di 1110
Support 1110-1120, resist 1190-1200

JSMR:
Berpotensi break dari resisten down trend line-nya dan menguji resisten kuat di 3375
Jika mampu break dari resisten tersebut (3375), maka berpotensi menuju level 3575-3600
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross
MACD dalam posisi golden cross namun masih bergerak sideways
Parabolic sar juga mulai dibawah candle sejak 2 hari lalu
Candle juga sudah bergerak diatas cloud ichimoku
Namun masalahnya hanya terletak di volume yang masih cenderung tipis
Rekomendasi: Spekulasi buy, dan add posistion jika level 3375 di break out, dengan target 3575-3600 dan stop loss jika break down 3200
Support 3225...3175
Resist 3350-3375

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar