Selasa, 22 Maret 2011

IHSG, What are You Waiting for ???

Senin kemaren IHSG ditutup naik 24,776 poin (+0,70%) ke level 3.518,846, total transaksi Rp 3,3 triliun, foreign mencatatkan nett sell Rp 92 miliar dan Rupiah ditutup menguat di posisi Rp 8.740/US $. Indeks berjalan di zona positif sepanjang perdagangan seiring dengan menguatnya Bursa Global. Bursa Hangseng memimpin penguatan Bursa Regional Asia ditengah Bursa Nikkei yang tutup karena libur nasional. Namun perdagangan di BEI terlihat tidak bergairah meski banyak sentimen positif. Hal itu dapat dilihat dari tipisnya volume perdagangan kemaren. IHSG sepertinya "terpaksa" ditutup menguat, hanya karena mengikuti reboundnya Bursa Global. Indeks juga belum mampu menembus resisten terdekat di 3520.
 
Semalam Dow Jones naik 178,01 poin (+1,5%) ke level 12.036,53, S&P 500 naik 19,18 poin (+1,5%) ke level 1.298,38 dan Nasdaq naik 48,42 poin (+1,8%) ke level 2.692,09. Kenaikan Bursa Wall Steet didorong oleh banyaknya aksi korporasi. AT&T menyatakan berencana membeli T-Mobile USA sebesar US$39 miliar dan Charles Schwab Corp menyatakan akan membeli OptionsXpress Holdings Inc dengan menukar saham senilai US$1 miliar.
 
Jika melihat semalam Dow Jones yang naik kembali ke level 12.000, maka sepertinya kalau cuma resisten 3520, rasanya mampu untuk dilewati. Cuma masalahnya, apakah IHSG sanggup menembus level 3550 yang menjadi syarat bagi indeks untuk kembali dalam trend bullishnya. Sebenarnya penutupan diatas 3530 sudah cukup bagi IHSG untuk kembali ke track bullish-nya, karena harga close sudah diatas MA 5, MA 20 dan MA50. Tapi akan lebih confirm jika level 3550 dapat dilewati, sehingga peluang untuk menuju level 3600 kembali terbuka lebih lebar.
 
Jika melihat sentimen yang ada saat ini, dari dalam negeri, sentimen laporan keuangan yang keluar pada bagus2 semua, juga fundamental makro ekonomi tidak ada masalah. Cadangan devisa sudah tembus diatas US $100 milyar, inflasi yang mulai terkendali, posisi Rupiah yang kuat, bahkan pertumbuhan kuartal 1 untuk tahun ini juga diperkirakan tinggi, sekitar 6,4%-6,6%.  Ditambah dorongan dari rebound-nya Bursa Global, harusnya level 3550 ini juga dapat dilewati hari ini. So.... IHSG what are you waiting for??? Come on....
 
INDY:
Berhasil break out dari area konsolidasi dengan volume yang besar.
Indikator stochastic dan MACD bergerak naik dalam posisi golden cross
Target terdekat berikutnya di level 4200-4250
Trading buy dengan stop loss jika breakdown 3950 lagi
Support 3950-4000, Resist 4150...4250

BBTN:
Break out dari resisten kuatnya selama 2 bulan terakhir yaitu di level 1500
Stochastic golden cross di over bought area
MACD terlihat mulai naik lagi setelah sideways di buy area
Volume pada saat break out naik signifikan, mencerminkan kekuatan buyer yang dominan
Trading buy dengan target menuju 1650-1700, stoploss level jika break down 1500 lagi
Support 1500...1450
Resist 1560...1620

INCO:
Berhasil keluar dari downtrend channel-nya dengan volume yang cukup besar
Candle membentuk hammer dan berhasil tutup diatas MA 5
Stochastic mulai golden cross di oversold area dan bersiap meninggalkan area tersebut
MACD juga mulai ada pembalikan arah dengan momentum penurunan yang mulai melemah
Selamat bagi pembaca blog ini yang membeli sesuai rekomendasi 2 hari lalu, target 4700 telah tercapai dan masih berpeluang melanjutkan ke target 4775-4825
Support 4600... 4525
Resist 4775...4850

PGAS:
Membentuk pola ascending triangle, dimana kenaikan tertahan oleh resisten-nya di 3775-3800
Stochastic mulai golden cross dan MACD masih bergerak naik dalam posisi golden cross
Melanjutkan postingan rabu lalu tgl 16-3-2011, selamat bagi yang membeli sesuai rekomendasi di 3600-3625, target hampir tercapai di 3800.
Secara teknikal jika mampu break out resisten di 3800 dengan volume besar berpeluang menuju target 4000-4050
Support 3675-3700
Resisten 3900...4000
 
HEXA:
Seluruh saham global yang turun dalam, terkait gempa dan tsunami di Jepang sudah mengalami rebound.
HEXA dan UNTR adalah termasuk saham dalam kategori tersebut, namun HEXA yang penurunannya terdalam belum mengalami rebound yang signifikan.
Sudah berhasil keluar dari downtrend channel-nya, namun candle membentuk doji dengan volume yang tipis mencerminkan kebingungan pelaku pasar akan arah selanjutnya, sehingga perlu konfirmasi hari ini.
Apabila mampu break 6250 dengan volume besar, maka dapat menuju target 6400-6600
Indikator stochastic juga sudah mulai golden cross, berusaha meninggalkan oversold area
MACD juga sudah mulai ada pembalikan arah, dan momentum turun sudah mulai melemah
Melanjutkan postingan kemaren, spekulasi buy, dengan stoploss di level 6000
Support 6100...6000
Resist 6400...6450
 
TLKM:
Secara Fundamental, sektor telekomunikasi dalam negeri untuk saat ini, memasuki fase saturasi/titik jenuh, akibat ketatnya persaingan di sektor tersebut. Namun rencana untuk mengakuisisi perusahaan telekomunikasi di luar negeri dan rencana buyback saham ini oleh manajemen akan menjadi katalis positifnya.
Secara Teknikal, saham ini memasuki trend bearish berat.
Namun penurunan saat ini tampaknya sudah mulai terbatas, terlihat dari candle sudah mulai membentuk doji dan tidak membuat Lower Low kembali
Indikator Stochastic juga mulai golden cross di over sold area
Tapi MACD masih bergerak turun dalam posisi death cross
Volume juga masih bergerak moderat, sedikit diatas VMA 20 hariannya
Spekulasi buy dengan target 6950-7100, stoploss jika break down 6650
 
Have an Amazing Trade and Happy Profit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar