Rabu, 26 Januari 2011

IHSG Rebound ataukah cuma sekedar Pull Back ??

Selasa kemaren IHSG melompat 87,845 poin (+2,62%) ke level 3.433,906, total transaksi Rp 5,604 triliun, dimana foreign nettbuy Rp 331,83 miliar. Rupiah menguat di posisi Rp 9.045/$ US. Indeks mulai menguat setelah 3 hari mengalami koreksi dalam. Penguatan bursa regional yang merespon kenaikan bursa global (dari kenaikan Dow Jones), memicu sentimen positif IHSG.
 
Semalam Bursa Wall Street berakhir flat, dengan Dow Jones ditutup melemah 3,33 poin (-0,03%) ke level 11.977,19, S&P 500 naik tipis 0,34 poin (+0,03%) ke level 1.291,18 dan Nasdaq menguat 1,70 poin (+0,06%) ke level 2.719,25. Saham-saham baru bergerak menguat di akhir sesi, setelah melemah di awal perdagangan karena laporan keuangan yang mengecewakan dari 3M dan Johnson & Johnson. Namun optimisme terhadap keseluruhan laporan keuangan akhirnya mampu menutup kekecewaan itu.

Setelah mendapat tekanan hampir selama 2 minggu ini, IHSG kembali mengalami rebound. Dana asing  mulai mengalir masuk kembali ke bursa kita dengan nettbuy sebesar 331 Miliar. Namun perlu waspada karena kenaikan kemaren belum berarti IHSG sudah aman, bisa saja cuma pantulan pull back karena sudah tertekan sangat dalam. Seperti tanggal 12 Januari lalu, dimana IHSG mengalami pull back setelah tertekan dalam dan minggu lalu jatuh lebih dalam lagi. Kenaikan IHSG kemaren dimotori oleh saham2 grup Astra dan hampir semua saham Blue Chip (BC).
 
Lalu bagimana dengan hari ini?
Peluang berlanjutnya penguatan IHSG hari ini masih terbuka sejalan dengan aksi investor asing yang kemarin mulai membukukan pembelian bersih, meski tidak signifikan. Namun potensi perlemahan juga perlu diwaspadai, karena volume perdagangan kemaren masih di bawah rata-rata, dan fase medium bearish belum berakhir.
Tetap cermati saham2 BC yang menjadi sektor pengerak IHSG, jika masih melanjutkan kenaikkannya  dengan dukungan volume yang besar serta asing masih melakukan nettbuy dalam jumlah yang lebih besar dari kemaren, maka IHSG diperkirakan akan benar2 rebound dan tidah hanya sekedar pull back. Waspadai saham2 komoditi seperti coal sector, cpo sector dan tambang2 logam karena penurunan harga komoditasnya. Cermati dulu saham2 banking, sebab jika inflasi yang akan diumumkan minggu depan (awal bulan) tidak seburuk perkiraan maka banking sector-lah yang akan memimpin rebound IHSG.  
 
IHSG: 
IHSG naik signifikan namun tidak disertai dengan volume yang besar, dimana volume dibawah rata-rata VMA(Volume Moving Average) 20 harinya.
Tutup tepat diatas MA 5, stochastic golden cross di oversold area, dan MACD mulai ada tanda pembalikan arah.
IHSG belum lepas dari downtrend channelnya, dan jika mampu break resisten di 3455, maka akan masuk area konsolidasi dulu di level 3455-3570 an.
Support 3419... 3400... 3380
Resist 3455... 3500
 
 
ASII:
Investor Asing mulai mengumpulkan kembali saham ini dengan nettbuy sebesar 174 M
Kenaikan tertahan oleh sabuk tengah BB yaitu MA 20
Masih bergerak sideway dalam area trading 45.750-49.750
Stochastic golden cross dan uptrending
MACD golden cross dengan histogram bar diatas centre line untuk pertama kalinya
Jika tidak mampu tembus diatas 49.800, ada baiknya lakukan sell dulu, karena kemungkian harga masih bergerak sideway. Namun jika mampu tembus, maka akan bermain di level 50.000-52.000 an kembali. 
Support 48.250... 46.700
Resisten 49.700... 52.000
 
 
BBRI:
Melanjutkan postingan rekomendasi kemaren, pola abandoned baby terbukti menjadi reversal kuat dan mampu break resisten downtrend channelnya.
Asing melakukan nettbuy sebesar 75 M.
Stochastic dan MACD golden cross arah uptrending
Support 4850-4900
Resist 5350...5550
 
 
AALI:
Candle membentuk pola bullish engulfing, yang merupakan reversal untuk konfirmasi buy.
Membentuk support kuat di 21.250, namun kenaikan tertahan oleh MA 5.
Stochastic golden cross diarea oversold, dan MACD berpeluang untuk golden cross
Lakukan BOW di area 22.250-22.350, target arah terdekat 24.500-25.000, dengan stop loss jika close dibawah 21.200
Support 22.350... 21.250
Resist 23.600... 24.200... 25.000
 
 
DOID: 
Candlestick menunjukan reversal pembalikan arah dengan volume meningkat diatas VMA 20 harinya
Stochastic golden cross di oversold area
Support 1280... 1230
Resist 1340...1410
 
 
AKRA:
Hari ini merupakan agenda RUPS terkait penjualan PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk kpd Cargil International Luxemberg.
Candle membentuk bullish harami, yang merupakan bottom reversal untuk konfirmasi buy.
Kenaikan didukung oleh volume diatas VMA 20 days.
Stochastic berpelung golden cross di oversold area, MACD death cross dan masih downtrend
Support 1410... 1390
Resist 1470... 1510 
 
 
Have an Amazing Trade and Good Luck...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar