Senin kemaren IHSG turun 33,482 poin (-0,99%) ke level 3.346,061, total transaksi Rp 4,059 triliun, dimana foreign nett sell Rp 249,452 miliar. Rupiah menguat tipis 5 poin di level Rp 9.070/US $. Pelaku pasar masih menunggu keluarnya data inflasi dan laporan keuangan emiten tahun 2010. Investor juga masih menyimpan dananya untuk masuk pada saat IPO Garuda dan RI BMRI bulan depan.
Semalam Bursa Wall Street bergerak menguat, dengan Dow Jones kembali mendekati level psikologis 12.000. Dow ditutup menguat 108,68 poin (+0,92%) ke level 11.980,52, S&P 500 juga menguat 7,49 poin (+0,58%) ke level 1.290,84 dan Nasdaq menguat 28,01 poin (+1,04%) ke level 2.717,55.
Penguatan besar dari bursa Wall Street semalam diharapkan bisa menular ke IHSG, namun karena keadaan pasar yang belum menentu arahnya maka untuk trading tetap disarankan bermain cepat, sedangkan untuk investasi, fokuslah pada saham2 Blue Chip yang memiliki kriteria pertumbuhan laba bersih atau ROE tinggi, deviden yield tinggi, memiliki arus kas yang sehat dengan Operating Profit Margin besar dan DER rendah. Lakukan pembelian jika sudah ada konfirmasi buy dan tekanan jual asing mereda. Rasanya tidak ada salahnya jika menunggu dan bersabar, terlambat sedikit tidak masalah asalkan aman dengan peluang untung lebih besar dari pada rugi.
Saya coba postingkan beberapa saham yang secara TA mulai memunculkan sinyal reversal buy:
INTP:
Setelah membentuk long legged doji, candle membentuk hammer yang merupakan sinyal bullish reversal
Stochastic golden cross di area oversold, namun MACD masih downtrending
Tutup tepat diatas bibir bawah BB, berpeluang untuk masuk kedalam BB kembali.
Disarankan bermain cepat dengan target jangka pendek di level 14.600-15.000
Stop loss jika close dibawah 12.700
Support 13.000... 12.750
Resist 13.900... 14.150...14.600
BBTN:
BBTN membentuk morning star doji yang merupakan sinyal reversal konfirmasi buy.
Stochastic Golden cross meninggalkan oversold area dan MACD berpotensi untuk golden cross
Tutup di atas MA5 dan volume meningkat signifikan
Disarankan bermain cepat dengan target jangka pendek di level 1510-1560
Support 1260...1180
Resist 1360...1420...1510
BBRI:
Kemaren asing nettbuy hampir 50 M di BBRI
Candle membentuk abandoned baby pada posisi bawah yang merupakan pola reversal bullish.
Stochastic dan MACD mulai golden cross
Kenaikan masih tertahan oleh resist downtrend channel
Jika mampu tembus 4950 maka akan bermain di area 5000 an kembali
Support 4750... 4550
Resist 4950...5150...5350
Cermati juga saham INDF yang masih melanjutkan kenaikannya pasca hari kedua setelah posting, dengan target terdekat 4750-4850, apabila mampu melewati 4850, maka akan berpotensi menuju 5000 kembali.
Have an Amazing Trade and Good Luck...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar