Kamis, 20 Januari 2011

IHSG Masih Tidak Stabil dan Rawan Koreksi

Rabu kemaren perdagangan IHSG terhenti pada pukul 15.46.45 waktu JATS di level 3.517,275, namun pada penutupan perdagangan pukul 16.00 ditutup di level 3.534,284, hanya turun 14,36 poin (-0,40%), dengan total transaksi senilai Rp 5,535 triliun, dimana foreign nettbuy sebanyak Rp 192,5 miliar. Nilai transaksi meninggi akibat adanya crossing saham AMRT, senilai Rp 943,739 miliar.
Semalam Dow Jones melemah tipis 12,64 poin (-0,11%) ke level 11.825,29, S&P 500 juga melemah 13,10 poin (-1,01%) ke level 1.281,92 dan Nasdaq melemah 40,49 poin (-1,46%) ke level 2.725,36.  Bursa Wall Street terseret oleh koreksi saham finansial dan penurunan penjualan rumah yang melebihi proyeksi.

Minimnya sentimen positif dari dalam negeri membuat Investor lebih memilih wait and see sambil menunggu keluarnya data inflasi bulan ini, kepastian BI Rate dan laporan keuangan emiten tahun 2010 serta rencana pembagian dividen, sehingga IHSG masih saja melemah ditengah2 bursa regional asia yang positif.
Terlihat adanya upaya untuk menahan penurunan IHSG agar tidak jebol support 3530. Setiap kali IHSG ditekan dibawah support tersebut, namun pada waktu penutupan bursa selalu diangkat diatasnya dengan volume yang tipis. Bahkan kemaren pada saat sistem data IHSG error, sekitar 15 menit sebelum penutupan masih berada di level 3517 namun pada penutupan IHSG kembali diangkat diatas 3530, dan ditutup 4 poin diatasnya. Waspadai aksi distribusi, karena sepanjang perdagangan kemaren hampir semua sektor tertekan, terlebih2 sektor semen, namun pada waktu penutupan indeks membaik karena naiknya saham ASII walaupun dengan volume tipis.
ASII:
Penjualan mobil ASII selama Desember 2010 naik secara MoM (sebanyak 38.486 unit, naik dibanding penjualan November sebanyak 38.164 unit). Hingga Desember 2010 penjualan mobil Astra sudah mencapai 426.467 unit atau mencapai 56% pangsa pasar.
Stochastic mulai golden cross, MACD berpeluang golden cross.
Berhasil tutup diatas MA5, namun volume rebound tipis dibawah VMA 20 harinya.
Support 46.800... 47.950
Resist 49.350... 50.400
BMRI:
Harga Right Issue BMRI diputuskan berada di kisaran Rp 5,000
Asing mulai masuk saham ini dan terlihat ada upaya untuk menjaga saham ini untuk tidak turun mendekati harga Right Issuenya.
Stochastic golden cross, MACD histogram bar mulai hijau hari pertama
Berhasil tutup diatas MA 5 dengan volume cukup besar, diatas VMA 20 days.
Support 5550... 5650
Resist 5800... 6000
BLTA:
Full bar candlestick ditutup dengan formasi close = high.
Stochastic dan MACD golden cross arah uptrending
Berhasil tutup diatas MA 200
Volume cukup besar diatas VMA 20 days
Support 365... 375
Resist 400... 410

Have an Amazing Trade and Good Luck...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar