Kamis, 05 Mei 2011

Masih Dalam Tekanan Bursa Global

Rabu kemaren IHSG dibuka langsung turun mengikuti Bursa Regional Asia yang bergerak negatif. Penurunan ini dipimpin oleh Bursa Shanghai akibat munculnya kembali kekhawatiran bahwa Bank Sentral China akan melanjutkan kebijakan memperketat moneternya. Selain itu, aksi profit taking yang melanda saham2 blue chip juga membuat IHSG bergerak di zona merah hampir sepanjang perdagangan. Namun aksi beli pada detik2 akhir jelang penutupan berhasil membuat indeks ditutup naik tipis 1,060 poin (+0,02%) ke level 3.814,928. Total transaksi mencapai Rp 5,1 triliun, foreign mencatatkan net buy 247 miliar dan Rupiah ditutup melemah di posisi Rp 8.555/US $. 
 
Sementara itu dini hari tadi, Dow Jones ditutup turun 83,93 poin (-0,66%) ke level 12.723,58. S&P 500 turun 9,30 (-0,69%) ke level 1.347,32 dan Nasdaq turun 13,39 poin (-0,47%) ke level 2.828,23. Penurunan ini disebabkan oleh merosotnya harga saham sektor komoditas dan penyerapan tenaga kerja di sektor swasta yang rendah.

Pergerakan IHSG kemaren sungguh luar biasa. Sepanjang perdagangan indeks berada dalam tekanan jual, bahkan sempat menembus support kuat 3789, dengan posisi terendah di 3783. Namun indeks tampaknya masih belum mau menyerah begitu saja. Mendekati penutupan terjadi perlawanan, dimotori oleh sektor pertambangan yang mengalami rebound, dengan dipimpin oleh BUMI. Hal ini terjadi setelah deadline tanggal 10 Mei 2011, yang diberikan bagi Vallar Plc untuk menggenapi kepemilikannya di BUMI menjadi 51% dari level 25% saat ini, sudah semakin dekat (kurang dari 1 minggu). Penguatan BUMI bersama Groupnya, ditambah penguatan ASII dan UNTR berhasil menyelamatkan IHSG, sehingga menjadi satu-satunya bursa di Asia yang mampu menguat walaupun tipis.
 
Namun apakah kenaikan ini akan berlanjut, mengingat Bursa Global yang masih dalam tekanan ?? Well.. sepertinya kita harus mulai berhati2. Mengingat penurunan Bursa Global diakibatkan oleh turunnya harga2 komoditi, maka seharusnya saham2 ini juga akan tertekan. Semalam komoditi logam (nickel dan timah) turun sangat tajam, maka hindari dulu bermain di saham2 tersebut (ANTM, TINS, INCO). Jika saham2 tambang tertekan dan saham2 banking yang saat ini berada pada support2nya juga ikut tertekan, maka dipastikan support kuat indeks di 3789 akan dengan mudah dijebol kebawah. Jadi waspadai jika skenario tersebut sampai terjadi. Namun selama belum terjadi tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
 
Secara TA, penutupan indeks yang membentuk candle hammer dengan volume yang besar, merupakan indikasi yang cukup bagus. Namun indikator2nya masih belum mendukung. Stochastic dan MACD masih death cross. Ditambah dengan penutupan Bursa Global semalam yang tertekan, membuat kondisi indeks belum cukup aman. Support hari ini diperkirakan berada di level 3780, dan resisten berada di 3825.
Saham2 yang layak dicermati hari ini adalah:
 
BUMI:
Sentimen dari Valar Plc yang akan menambah jumlah sahamnya di BUMI hingga 50% menjadi faktor positif bagi kenaikan saham ini.
Kemaren asing banyak melakukan net buy, tercatat sebanyak 421 miliar
Berhasil menembus resisten tertinggi setelah krisis 2008 di level 3475 dengan volume besar dan masih bergerak naik dalam uptrend channelnya.
Stochastic masih golden cross di overbought area
Momentum MACD menguat dengan histogram hijau yang semakin tinggi, dan bergerak naik dalam posisi golden cross.
Jika mampu break out 3600, akan menuju target di level 3700-3750
Support 3500...3425
Resist 3600...3650
 
HEXA:
Break out double resisten, yaitu resisten short term downtrend line dan resisten level 5800
Stochastic naik dalam posisi golden cross.
MACD bergerak naik dalam posisi golden cross dengan momentum menguat, namun masih bergerak dibawah centre line 0.
Parabolic Sar mulai muncul dibawah, yang merupakan sinyal rebound
Volume naik signifikan diatas VMA 20 days
Spekulasi buy, dengan minor target menuju 6000-6100, yang jika mampu di break akan menuju 6200-6350, stop loss jika close dibawah 5700.
Support 5800...5700
Resist 5950...6000
 
SGRO:
Saham ini dalam trend bullish yang cukup kuat, dan mengalami koreksi yang wajar.
Stochastic death cross dan bergerak turun akan meninggalkan area overbought
MACD masih golden cross dan mulai melemah dalam pergerakan sideway
Volume pada saat koreksi bergerak turun
Spekulasi BOW di area 3325-3350, dengan level stop loss jika close dibawah 3300
Support 3400...3350
Resist 3525...3600
 
TRUB:
Break out resisten downtrend line-nya dengan volume yang sangat besar
Candle mulai bergerak diatas cloud yang merupakan sinyal bullish
Bolinger band mulai terbuka setelah bergerak sempit dalam waktu yang cukup lama, berpotensi terjadi pergerakan harga keatas yang signifikan, selama tidak tutup kembali dibawah 66.
Stochastic bergerak uptrend dalam posisi golden cross
MACD bergerak naik dalam posisi golden cross dengan momentum yang menguat, terlihat dari histogram hijau yang semakin meningkat.
Jika mampu break out di 72, berpotensi menuju target terdekat di 78-82
Support 67...66
Resist 72...78
 
Have an Amazing Trade and Happy Profit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar