Jumat pekan lalu (13/5/2011), IHSG bergerak naik mengikuti Bursa Regional, dipimpin oleh Bursa China yang mengalami rebound. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di zona hijau. IHSG akhirnya ditutup naik 23,311 poin (+0,61%) ke level 3.832,021, total transaksi Rp 5,2 triliun, foreign mencatatkan net buy 191 miliar dan Rupiah ditutup menguat tipis di posisi Rp 8.545/US $.
Sementara itu, Dow Jones ditutup turun 100,17 poin (-0,79%) ke level 12.595,75. S&P 500 turun 10,88 poin (-0,81%) ke level 1.337,77 dan Nasdaq melemah 34,57 poin (-1,21%) ke level 2.828,47. Bursa Wall Street melemah untuk pekan keduanya menyusul jatuhnya harga2 komoditas. Selama sepekan, Dow Jones turun 0,3%, S&P 500 turun 0,2%, namun Nasdaq justru naik tipis 0,03%.
Ditengah kontroversi keputusan pemerintah yang menetapkan bahwa senin 16 Mei 2011, adalah hari libur cuti bersama, BEI akhirnya memutuskan untuk tetap membuka perdagangan bursa di pasar modal pada Senin besok. Namun mengingat besok adalah hari kejepit, ada kemungkinan perdagangan akan berjalan cenderung sepi dengan motor penggerak masih pada saham2 dari Bakrie Grup yang diikuti oleh saham2 lapis dua dan tiga. Memang luar biasa Grup Bakrie ini, ketika bearish turunnya luar biasa, demikian juga ketika sudah bullish seperti saat ini, kenaikannya juga luar biasa. Apakah kenaikan ini akan diakhiri oleh Auto Rejection Atas dari salah satu saham2 tersebut?? Well, kita lihat saja... Namun jika dilihat secara TA, saham2 tersebut telah overbought, maka jangan lupa untuk memasang trailing stop yang ketat jika terjadi penurunan.
Jika melihat IHSG, terlihat selama 2 minggu terakhir indeks berkonsolidasi dalam range 3780-3850, dengan saham2 yang bergerak naik adalah saham2 Bakrie Grup serta saham2 lapis dua dan tiga. IHSG membutuhkan sentimen positif dari saham2 Blue Chip, dan tanda2nya mulai terlihat dari pergerakan saham ASII serta GGRM yang telah menembus resistennya pada perdagangan pekan lalu. Secara weekly chart, stochastic masih bergerak sideways di area over bought dan MACD weekly masih golden cross berada dalam trend positif. Volume selama pekan lalu juga cukup tinggi. Jika melihat indikator2 tersebut, ada kemungkinan indeks dapat break out resisten all time high di 3850. Namun sentimen negatif dari Bursa Global, masih membayangi IHSG untuk dapat mencetak level harga baru lagi.
Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk pekan ini adalah:
GGRM:
Break out dari fase konsolidasi short term-nya di level 40.000-43.000 dengan volume yang sangat besar.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross
MACD golden cross bergerak naik dengan momentum yang kuat, terlihat dari histogram hijau yang mengalami kenaikan signifikan.
Trading BOW dengan minor target di level 46.000-46.100, jika mampu ditembus dengan volume tinggi akan menuju major target di level 48.000-48.400, stop loss jika close dibawah 42.750.
Support 43.000-43.100
Resist 44.000...44.500...45.150
BJBR:
Setelah terkoreksi pasca pembagian deviden, BJBR terlihat mulai rebound cukup kuat.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross
MACD berpeluang terjadi golden cross
Volume naik signifikan diatas VMA 20 hariannya
Terlihat saat ini MA 50 menjadi support kuat dalam menahan penurunan saham ini.
Trading buy di 1270-1280, dengan minor target 1310-1330, yang jika mampu break out level 1330 dengan volume besar berpeluang menuju 1370-1410, stop loss jika close dibawah garis MA 50-nya.
Support 1270...1240
BRPT:
Berita bahwa emiten berniat untuk deversifikasi ke sektor transportasi dan energi menjadi sentimen positif bagi saham ini.
Break dari resisten 1120-1130 dengan volume yang besar
Stochastic masih death cross
MACD bergerak naik dalam posisi golden cross
Spekulasi BOW di 1120-1140 dengan minor target 1180-1190, yang jika mampu break out level 1200 dengan volume besar akan menuju level 1240-1250, stop loss jika close dibawah 1100.
Support 1120...1100
CMNP:
Setelah mengalami rebound yang cukup kuat, kemaren candle ditutup membentuk doji diatas, sehingga membutuhkan konfirmasi besok senin apakah kenaikan akan berlanjut atau tidak.
Bolinger band yang menyempit mulai terbuka, bersiap terjadi pergerakan keatas yang signifikan, namun karena candle masih keluar dari bolinger atas maka berpeluang untuk terkoreksi masuk kembali ke dalam bolinger terlebih dulu.
Candle mulai bergerak diatas cloud, memasuki hari kedua.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross dan akan memasuki over bought area
MACD bergerak naik dalam posisi golden cross dengan momentum menguat.
Karena candle masih keluar dari bibir atas bolinger, maka BOW di 1170-1200, dengan minor target 1260, yang jika di mampu break akan menuju target 1340-1350, stop loss jika close dibawah 1160.
Support 1200...1170
Have an Amazing Trade and Happy Profit





Tidak ada komentar:
Posting Komentar