Rabu, 11 Mei 2011

IHSG Kembali Lagi Ke Level 3800

Selasa kemaren IHSG ditutup kembali ke level 3800. Indeks mengalami rebound seiring pulihnya harga komoditas, setelah harga minyak dunia mulai bergerak naik lagi. IHSG akhirnya ditutup menguat 15,070 poin (+0,39%) ke level 3.800,520, total transaksi 5,2 triliun, foreign mencatatkan net sell 336 miliar, dan Rupiah ditutup menguat di posisi Rp 8.550/US $.

Sementara itu dini hari tadi, Dow Jones ditutup menguat 75,68 poin (+0,60%) ke level 12.760,36. S&P 500 juga menguat 10,87 poin (+0,81%) ke level 1.357,16 dan Nasdaq menguat 28,64 poin (+1,01%) ke level 2.871,89. Wall Street naik untuk 3 hari berturut-turut, dipimpin oleh saham-saham sektor defensif. Selain itu surplus neraca perdagangan China yang tinggi ikut memberi sentimen positif, memberikan rasa optimis ke investor seputar proses pemulihan ekonomi.

Investor BEI kembali mulai melakukan aksi beli seiring membaiknya Bursa Global dan Regional. Namun penguatan Bursa Global ini masih dibayangi oleh krisis hutang Eropa, setelah S&P men-downgrade lagi rating Yunani sebanyak 2 level menjadi B dari BB- dan menyatakan potensi penurunan lebih lanjut kedepan. Penurunan ini merupakan gambaran adanya kemungkinan resiko gagal bayar. Kondisi tersebut tentu saja akan menguntungkan pasar emerging market khususnya Asia, karena investor akan mengalihkan dananya ke Bursa Asia, termasuk Indonesia.

Jika melihat kondisi terakhir, sepertinya... anginnya mulai bergerak positif. Namun secara TA, short term IHSG belum berubah, masih konsolidasi di area 3780-3820. Indeks baru dikatakan akan melanjutkan bullish rally-nya jika mampu naik dan ditutup diatas level 3820 lagi. Dan jika hari ini Bursa Regional mendukung, sepertinya sich.. akan mudah untuk ditutup di atas level tersebut. Tapi untuk mencapai level tersebut dibutuhkan dorongan kuat dari saham2 blue chip, tidak sekedar hanya saham2 Grup Bakrie yang diikuti oleh saham2 lapis dua dan tiga saja, seperti yang terjadi akhir2 ini. Dan kemaren sinyal tersebut mulai muncul dimana saham2 perbankan mulai menunjukan tanda2 rebound. Untuk hari ini support IHSG akan berada di 3780-3790, dan resisten di 3815-3825. Sedangkan untuk saham2 yang layak diperhatikan pada hari ini adalah:

BMRI:
Berhasil rebound dengan membentuk candlestick pola bullish engulfing.
Volume terjadinya rebound juga mendukung, naik signifikan diatas rata-rata VMA 20 hariannya. 
Namun Stochastic dan MACD masih bergerak turun dalam posisi death cross.
Selama tidak turun lagi dan ditutup dibawah 6950, berpeluang menuju target 7250 dalam jangka pendek.
Support 6950...6800
Resist 7150...7250 

BBNI:
Berhasil rebound dari support uptrend channelnya dan dari MA 50 yang menjadi tahanan untuk saat ini.
Stochastic sudah mulai golden cross di over sold area dan bersiap untuk bergerak naik.
MACD masih death cross, namun penurunan mulai melambat.
Volume masih diatas VMA 20 days.
Target jangka pendek ada di 4050, penembusan level tersebut akan membawa BBNI menuju target 4150-4200.
Support 3850-3875
Resist 4000...4050

UNSP:
Berpeluang menguji resist di level 425-435
Stochastic bergerak turun dalam posisi death cross di overbought area
MACD masih naik dalam posisi golden cross
Volume naik signifikan diatas VMA 20 days
Jika mampu menjebol resisten 435 akan menuju target terdekat di 450.
Support 400-405
Resist 425...435  

ELTY:
Berhasil break out dari resisten level 150
Stochastic dan MACD bergerak naik dengan trend positif dalam posisi golden cross
Volume pada saat break out sangat tinggi diatas rata-rata 20 hariannya.
Ada gap atas di level 179-183.
Jika mampu menembus level 155, akan menuju target terdekat di 166-167.
Selama tidak turun dibawah 150, let your profit run.
Support 150...148
Resist 154...160

DEWA:
Berhasil break high lagi di level 95 dengan volume yang sangat besar
Stochastic golden cross lagi di overbought area
MACD bergerak uptrend dalam posisi golden cross
Jika mampu menjebol level psikologis 100 akan menuju target 102-105
Support 95...93
Resist 100...102...105

Have an Amazing Trade and Happy Profit 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar