Rabu, 04 Mei 2011

IHSG Masih Cenderung Melemah

Selasa kemaren IHSG terkoreksi, seiring koreksi pada sebagian besar Bursa Global dan Bursa Regional. Indeks ditutup turun 35,432 poin (-0,93%) ke level 3.813,868, total transaksi Rp 3,83 triliun, foreign mencatatkan net buy 164 miliar dan Rupiah ditutup melemah tipis di posisi Rp 8.550/US $.
 
Sementara itu dini hari tadi, Dow Jones naik 0,15 poin ke level 12.807,51. S&P 500 turun 4,6 poin (-0,34%) ke level 1.356,62 dan Nasdaq turun 20,22 poin (-0,71%) ke level 2.841,62. Penurunan Bursa Wall Street disebabkan karena kekhawatiran pelaku pasar akan pertumbuhan pendapatan kuartal II tahun ini yang diperkirakan akan mengalami penurunan dan kekhawatiran mengenai tingginya inflasi serta tingkat suku bunga.

Sesuai prediksi, indeks akhirnya terkoreksi setelah menguat selama 4 hari berturut-turut. Secara perlahan tapi pasti, aksi profit taking mulai melanda saham2 unggulan, setelah indeks memasuki kondisi jenuh beli dan membukukan rekor tertingginya terus. Secara TA, penurunan masih akan berlanjut untuk menguji level psikologis 3800, yang jika tertembus kebawah akan menguji level support kuatnya di 3789 (level tertinggi IHSG sebelum ditembus pada bulan lalu). Hati2 jika support kuat tersebut sampai tertembus juga kebawah, maka IHSG akan memasuki masa koreksi.
Kalau dilihat dari indikator2 yang ada, sepertinya.... sinyalnya kurang baik. Body candle pada saat penurunan kemaren lebih besar dari kenaikan 1 hari sebelumnya. Indikator Stochastic dan MACD mulai death cross. Volume penurunan kemaren juga lebih besar dari kenaikan 1 hari sebelumnya.
 
Saya sich berharap support 3789 masih dapat menahan penurunan indeks, tapi jika support tersebut benar2 tertembus kebawah, maka ada baiknya untuk mulai merealisasikan profit yang telah ada. Tetap cermati saham2 rekomendasi sebelumnya, yaitu AALI dan PGAS. Untuk AALI, selama tidak turun dibawah 23.600 masih akan menuju target 25.500-26.000. Sedangkan untuk PGAS, selama tidak turun dan tutup dibawah 4050, juga masih dapat menuju target 4300-4325. Untuk hari ini, saham yang layak dicermati adalah:
 
JSMR:
Setelah rebound dari support jangka menengahnya, JSMR berhasil break out dari resisten short term downtrend line-nya.
Parabolic Sar mulai muncul dibawah candle yang merupakan konfirmasi sinyal bullish kembali.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross.
MACD berpeluang untuk golden cross kembali.
Volume mulai naik secara signifikan, diatas VMA 20 hariannya.
Spekulasi BOW di 3300-3350, dengan target terdekat menuju 3500, stop loss jika break down 3250.
Support 3300...3250
Resisten 3425...3475...3525
 
BLTA:
Perlahan tapi pasti, mendekati IPO anak perusahaannya PT.Buana Listya Tama yang akan listing di BEI tanggal 23 Mei 2011, BLTA bergerak naik untuk menguji resisten di 400-410
Masih bergerak naik dalam price channel uptrendingnya
Stochastic masih golden cross di overbought area
MACD masih golden cross dan bergerak naik dalam trend positif
Volume naik kembali diatas rata-rata 20 hariannya
Jika mampu break out 410, berpeluang menuju 480-500
Support 380-385
Resisten 400-410
 
Have an Amazing Trade and Happy Profit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar