Sementara itu, setelah bergejolak selama seminggu, Bursa Wall Street akhirnya ditutup menguat. Dow Jones naik 125,71 poin (+1,13%) ke level 11.269,02, S&P 500 naik 6,17 poin (+0,53%) ke level 1.178,81 dan Nasdaq naik 15,3 poin (+0,61%) ke level 2.507,98. Penguatan ini merefleksikan melunaknya ekonomi AS-Eropa dan ekonomi global dari tekanan, yang juga menandakan persepsi pasar bahwa pemerintah AS dan Eropa sedang mencari kebijakan untuk menyelamatkan ekonomi mereka. Selain itu, kepanikan pasar sedikit mereda dan teredam oleh larangan ‘short selling’ di beberapa negara Eropa seperti Italia, Spanyol, Belgia dan Perancis, sehingga dapat menenangkan bursa saham global untuk jangka pendek.
Secara TA, kenaikan IHSG kemaren tertahan oleh garis MA 50-nya (garis warna merah) dan ketika memasuki sesi 2, indeks turun kembali hingga akhirnya ditutup dibawah fibo 50% nya di 3893. Dengan Dow Jones yang ditutup menguat akhir pekan kemaren, diharapkan dapat menjadi sinyal positif bagi IHSG untuk melanjutkan penguatannya. Namun perlu dicermati resisten-resisten yang harus ditembus keatas. Resisten terdekat berada di MA 50 nya, yaitu level 3930. Jika mampu menembus keatas level tersebut, indeks akan menguji resisten fibo 61,8% yaitu level 3964. Besar kemungkinan jika level ini juga berhasil ditembus keatas, maka indeks akan kembali menuju level 4000, dengan resisten yang akan diuji berada di level 4005.
Indikator yang ada menunjukan perbaikan, walaupun belum confirm dan betul-betul kuat. Stochastic masih melanjutkan trend naik jangka pendek dan dalam posisi golden cross. Penurunan MACD juga mulai melambat dan mulai berbalik arah. Dimana histogram bar hijau cenderung naik mendekati centreline. Namun mengingat posisinya yang masih terlalu jauh dibawah centreline, menandakan bahwa posisi tersebut belumlah aman. Selain itu volume kenaikan 3 hari terakhir juga cenderung menurun dan berada di bawah VMA 20 hariannya, menandakan kekuatan buyer yang semakin melemah.
Sedangkan untuk support terdekat berada di level 3847, dengan support berikutnya ada di level 3797. Break down serta close dibawah support ini, maka IHSG kembali masuk ke tingkat kewaspdaan untuk melakukan SOS. Namun perkiraan saya senin besok, IHSG masih akan bergerak dalam range 3847-3964.
Saham-saham yang dapat dicermati untuk Senin 15 Agustus 2011 adalah:
SGRO:
Open gap up di 3400-3425, dan langsung bergerak naik menutup gap atasnya di 3500-3575.
Kenaikan berhenti tepat di MA 20-nya.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross
MACD berbalik arah dan berpotensi untuk golden cross kembali
Volume transaksi mulai naik kembali diatas VMA 20 hariannya
Akan menguji resisten downtrendline di level 3625, yang jika mampu ditembus keatas akan menuju 3700 sebagai target terdekatnya, dan jika mampu berlanjut akan menguji level 3775 kembali.
Namun jika gagal menembus resisten downtrendlinenya, maka berpeluang untuk turun dulu menutup gap bawah yang dibuat di 3400-3425
Support 3550...3475...3400
Resisten 3625...3650...3700
JPFA:
Setelah rebound dari support uptrendlinenya 3 hari lalu, saham ini cenderung melemah, namun dengan voume transaksi yang tipis.
Stochastic dan MACD masih bergerak menurun, menandakan saham ini masih dalam keadaan tertekan.
Akan mencona testing support uptrendlinenya kembali di 4750-4800, yang jika mampu bertahan, berpeluang untuk naik kembali menguji level psikoligis 5000, dan jika mampu ditembus akan menguji reisisten downtrendline di 5300.
Stop loss jika break low 4700 dan close dibawah level tersebut.
Support 4800...4750
Resisten 4950...5000
Have an Amazing Trade and Happy Profit



Tidak ada komentar:
Posting Komentar