Kamis, 23 Oktober 2014
Selasa, 18 Februari 2014
AUTO Selloff Overdone, Time To Rebound
Setelah bertahan di support 3325, AUTO
mencoba untuk bangkit dengan menguat lagi. Indikator teknikal yang
mulai bergerak positif, dimana Stochastic dan MACD yang bergerak
naik, serta volume transaksi yang meningkat, mengindikasikan
kecenderungan saham ini untuk bergerak positif. Target rebound
menguji down trend resist line di level 3620, dengan minor target di
3500. Nantinya jika AUTO mampu menembus keatas down trend resist
line-nya, maka saham ini berpotensi untuk melanjutkan penguatannya
menuju target di 3800.
Rekomendasi: Buy. Batasi kerugian
dengan memasang stop loss level jika close dibawah 3325
Disclaimer ON
SIMP Melanjutkan Rally-nya, Hold
SIMP masih bergerak naik seperti yang
pernah diulas pada pekan lalu tanggal 12 Februari 2014, dalam
rekomendasi saham terproteksi: “SIMP Attractively Movement ??”.
Indikator teknikal yang masih bergerak positif, dimana Stochastic dan
MACD yang bergerak naik, menujukan kecenderungan saham ini untuk
masih akan bergerak positif. Target terdekat adalah menguji down
trend resist line-nya di level 780. Jika resisten tersebut dapat
ditembus keatas, maka SIMP berpotensi menuju target selanjutnya di
910, dengan minor target di level 840.
Rekomendasi: Hold. Naikan stop loss
level jika close di bawah 715.
Disclaimer ON
Senin, 17 Februari 2014
JPFA, Preparing To Continue Its Rally??
Setelah mampu bertahan diatas MA 200
nya, JPFA berhasil menembus resisten dari pola Inverted Head &
Shoulder dangan dukungan volume transaksi yang meningkat. Indikator
teknikal yang bergerak positif, dimana Stochastic dan MACD yang
kembali bergerak naik, mengindikasikan kecenderungan saham ini untuk
bergerak positif. Terget kenaikan terdekat JPFA berada di level 1580.
Nantinya jika penguatan saham ini berlanjut, maka JPFA berpotensi
menuju target dari pola inverted head & shoulder tersebut di
level 1825, dengan minor target di 1700.
Rekomendasi: Buy. Batasi kerugian
dengan memasang stop loss level jika close dibawah 1450.
Disclaimer ON
Pressure On ADRO Has Ended, Time To Rebound
ADRO berhasil menguat dengan menembus
down trend resist line-nya dan sekaligus mampu kembali diatas MA 200
nya. Penguatan saham ini seperti yang pernah diprediksikan pada pekan
lalu tanggal 11 Februari 2014 dalam ulasan: “ADRO Menguji DownTrend Resist Line”.
Indikator teknikal yang masih bergerak
positif, dimana Stochastic dan MACD yang bergerak naik, sedangkan
volume transaksi yang meningkat, menunjukan kecenderungan saham ini
untuk bergerak positif. Target rebound terdekat saham ini berada di
level 1040, dengan target selanjutnya berada di level 1090.
Rekomendasi: Hold atau BOW di kisaran
955-970 bagi yang belum sempat membeli. Naikan stoploss level jika
close dibawah level 930.
Disclaimer ON
Minggu, 29 Desember 2013
ADRO Berpotensi Untuk Bergerak Turun
ADRO bergerak turun dengan menembus
kebawah support 1090 disertai dengan volume transaksi yang meningkat.
Indikator teknikal yang bergerak negatif dimana Stochastic dan MACD
yang bergerak turun, menunjukan kecenderungan saham ini untuk
bergerak negatif. Target penurunan terdekat dikisaran 1000-1030 dan
jika berlanjut maka ADRO berpeluang menuju target selanjutnya di
level 900. Rekomendasi: Sell atau hindari dulu selama masih berada di
bawah 1120.
Disclaimer ON
AKRA Berpeluang Untuk Melemah
Gagal bertahan diatas MA 200-nya, AKRA
malah bergerak turun dengan menembus kebawah kisaran support kuat di
4425-4500. Indikator teknikal yang bergerak negatif, dimana
Stochastic dan MACD yang bergerak turun, mengindikasikan
kecenderungan saham ini untuk melemah. Target pelemahan menuju 4000,
dengan minor target di 4200.
Rekomendasi: Sell atau hindari dulu,
selama masih berada di bawah 4800.
Disclaimer ON
Kamis, 26 Desember 2013
ASII Break Out Down Trend Channel
Setelah bertahan di support 6050, ASII
bergerak naik dengan berhasil break out dari down trend channel-nya.
Keberhasilan tersebut juga mengkonfirmasi pembentukan pola double
bottoms setelah ASII berhasil menembus resisten 6550. Target pola
double bottoms tersebut dikisaran 7000-7050, dengan minor target di
6800.
Indikator teknikal yang bergerak
positif, dimana Stochastic dan MACD yang bergerak naik, menunjukan
kecenderungan saham ini untuk bergerak positif. Namun volume
transaksi yang bergerak tipis dibawah rata-rata hariannya,
mengindikasikan kurang validnya pola break out tersebut.
Rekomendasi: Buy selama bertahan diatas
6500. Batas kerugian dengan memasang stoploss level jika close
dibawah 6400.
Disclaimer ON
Selasa, 24 Desember 2013
TINS Break Low Support Area Konsolidasi, Sell...
Setelah berkonsolidasi dengan bergerak
sideways di kisaran range trading 1520-1680 selama hampir 3 bulan,
TINS berpeluang untuk mengakhiri konsolidasinya dengan bergerak turun
menembus kebawah support area konsolidasi tersebut. Indikator
teknikal yang bergerak negatif, dimana Stochastic bergerak turun,
sedangkan MACD yang telah death cross, mengidikasikan kecenderungan
saham ini untuk bergerak negatif. Target pelemahan terdekat TINS ada
di level 1440, dengan target selanjutnya dikisaran 1360-1390.
Rekomendasi: Sell atau hindari dulu.
Disclaimer ON
Rabu, 27 Maret 2013
RALS Berpeluang Mengakhiri Konsolidasi Pembentukan Pola Cup & Handle
RALS saat ini sedang menguji resisten
area konsolidasinya di level 1380. Jika dapat dilewati, maka RALS
berpeluang melanjutkan kenaikannya dengan menembus resisten Pola Cup
& Handle di level 1430-1440 untuk menuju target terdekat
selanjutnya di level 1520.
Selasa, 26 Maret 2013
There's Something About ANTM
Hari Senin (18/3/13) pekan lalu, ANTM
merilis laporan keuangan tahun 2012 yang telah selesai diaudit. Dan
Surprise...!! Laba bersih perseroan melonjak 55,3% menjadi Rp. 2,99
Triliun, dibandingkan tahun 2011 senilai Rp. 1,96 Triliun (kenaikan
ini 278,2% diatas estimasi). Padahal dalam laporan unaudited yang
diumumkan sebelumnya, laba bersih perseroan pada 2012 turun 44,2%
menjadi Rp. 1,07 triliun. Laporan keuangan itu langsung membuat ANTM
dibuka dengan open gap up di 1340 (sehari sebelumnya ditutup di 1320)
dan akhirnya ditutup di level 1370 pada hari tersebut.
Dari data-data tersebut diatas, sesuatu yang menarik perhatian saya adalah pendapatan dari revaluation gain yang sangat besar mencapai Rp. 2,48 triliun dan tidak dijelaskan berasal dari mana. Dari sini saya kemudian mulai berpikir, dan mencoba untuk menganalisanya.
Dalam laporan keuangan 2012 yang telah
diaudit oleh akuntan publik tersebut, dinyatakan bahwa kenaikan laba
bersih yang terjadi disebabkan oleh keuntungan atas penyesuaian nilai
wajar. Nilainya cukup tinggi, yaitu mencapai Rp. 2,48 triliun.
Padahal pendapatan perseroan hanya naik tipis sebesar +1%, sedangkan
Gross dan Operating Profit malah mengalami penurunan sebesar -33,2%
dan -55,5% yang disebabkan oleh naiknya biaya produksi dan operasi
penambangan. Sedangkan total aset perseroan per Desember 2012
mencapai Rp 19,71 Triliun, mengalami kenaikan +29,67% dari tahun 2011
yang sebesar Rp. 15,2 triliun.
Dari data-data tersebut diatas, sesuatu yang menarik perhatian saya adalah pendapatan dari revaluation gain yang sangat besar mencapai Rp. 2,48 triliun dan tidak dijelaskan berasal dari mana. Dari sini saya kemudian mulai berpikir, dan mencoba untuk menganalisanya.
Senin, 25 Maret 2013
Update TELE: Ready For Another All Time High Again
Setelah berhasil mencapai minor
targetnya di level 750, seperti yang pernah diulas sebelumnya di:
“TELE Bersiap Untuk Mencetak Rekor Harga Baru Kembali”
saham ini kembali terkoreksi dan bertahan di level psikologis 700.
Kemampuan TELE untuk bertahan diatas level 700 akan membuat saham ini
untuk kembali bergerak menguat menguji level all time highnya di 750.
Update BCAP: Kembali Bergerak Menguat Menuju Target-targetnya
BCAP berhasil mencapai target
terdekatnya di level 1710, seperti yang pernah diulas sebelumnya
di:”BCAP Break Out dari Resisten Pola Falling Wedge”.
Melihat indikator teknikal yang bergerak positif menunjukkan
kecenderungan saham ini untuk melanjutkan trend kenaikkannya.
Minggu, 24 Maret 2013
IHSG Membentuk Pola Head & Shoulder di Posisi Puncak, What Next??
Jum'at akhir pekan lalu IHSG ditutup
anjlok 79,507 poin (-1,66%) ke level 4.723,159. Penurunan IHSG ini
merupakan yang terdalam kedua di kawasan Regional Asia, setelah
indeks Nikkei yang ditutup turun 297,16 (-2,35%). Penurunan IHSG
jum'at lalu juga disertai oleh net sell pemodal asing sebesar Rp. 420
Miliar di pasar reguler.
Untuk sepanjang pekan lalu IHSG terkoreksi sebesar 55,18 poin (-1,13%) dengan net sell asing sebesar Rp. 932 Miliar. Ini merupakan net sell asing selama 2 pekan berturut-turut sejak awal tahun 2013 ini, sehingga perlu diwaspadi apakah akan berlanjut pada pekan-pekan mendatang. Sampai dengan penutupan perdagangan pada akhir pekan lalu, IHSG tercatat masih membukukan kenaikkan sebesar 406,46 (+9,42%) sepanjang tahun 2013 ini.
Untuk sepanjang pekan lalu IHSG terkoreksi sebesar 55,18 poin (-1,13%) dengan net sell asing sebesar Rp. 932 Miliar. Ini merupakan net sell asing selama 2 pekan berturut-turut sejak awal tahun 2013 ini, sehingga perlu diwaspadi apakah akan berlanjut pada pekan-pekan mendatang. Sampai dengan penutupan perdagangan pada akhir pekan lalu, IHSG tercatat masih membukukan kenaikkan sebesar 406,46 (+9,42%) sepanjang tahun 2013 ini.
Jumat, 22 Maret 2013
Sanggupkah BEST Lanjutkan Mencetak Rekor Harga Barunya Lagi??
BEST kemaren berhasil menembus rekor
tertinggi sepanjang sejarahnya di 920, dengan mencapai level intraday
tertinggi di 950. Namun aksi profit taking pada sesi kedua membuat
saham ini akhirnya ditutup dilevel 910.
Kamis, 21 Maret 2013
Rabu, 20 Maret 2013
WIKA Bersiap Mencetak Rekor Harga Baru Lagi
WIKA masih bergerak naik dalam
trendline yang kuat. Indikator teknikal yang bergerak positif dimana
Stochastic dan MACD yang kembali golden cross, menunjukkan
kecenderungan saham ini untuk melanjutkan trend penguatannya.
Update PTPP: Menguji Level Tertinggi dan Bersiap Mencetak Rekor Harga Baru
Setelah mengalami minor profit taking
dan menguji supportnya seperti yang pernah diulas sebelumnya di “PTPPMengalami Minor Profit Taking, Spekulatif Buy“, saham
ini kembali bergerak menguat dan bersiap untuk menguji level
tertingginya tahun ini yang pernah dibuat di 990.
Selasa, 19 Maret 2013
BORN Membentuk Pola Double Bottoms
BORN saat ini mencoba untuk rebound
dengan membentuk pola double bottoms dengan supportnya berada di
level 470. Indikator teknikal yang mulai bergerak positif, dimana
Stochastic golden cross dan mencoba keluar dari oversold area,
sedangkan MACD juga telah golden cross, sehingga menunjukkan
kecenderungan saham ini untuk mulai bergerak menguat.
Langganan:
Postingan (Atom)


















