Kamis, 28 Juli 2011

IHSG Menyentuh Resisten Upper Trend Channel, Berpotensi Terkoreksi

Rabu kemaren IHSG ditutup naik 41,335 poin (+1,00%) ke level 4.174,112, total transaksi senilai Rp 6,279 triliun, foreign mencatatkan net buy 422 miliar dan Rupiah ditutup menguat di posisi Rp 8.490/US $.

Walaupun posisinya saat ini sudah jenuh beli, namun IHSG belum berhenti mencetak rekor tertinggi baru. Kinerja positif emiten2 di semester I-2011 yang membaik (meski belum semua emiten melaporkan kinerja keuangannya) membuat optimisme pelaku pasar menjadi tinggi, sehingga mampu meredam berita negatif dari krisis utang AS dan Uni Eropa. Ditengah situasi ketidakpastian Eropa dan AS yang belum juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifkan akibat krisis hutang yang menimpa wilayah tersebut, menjadikan Bursa Indonesia sebagai salah satu tujuan tempat investasi yang ideal. Hal ini terlihat dari aliran modal asing yang terus masuk ke bursa kita.

Sesuai prediksi, penguatan IHSG berhenti disekitar resisten uptrend channel 4175, hanya beda tipis 1 poin dari posisi close kemaren. Walaupun indikator yang ada masih bergerak positif dengan potensi kenaikan lebih lanjut, namun posisi candle yang telah menyentuh resisten atas dari uptrend channel, membuat indeks rawan untuk terjadi profit taking. Secara TA, indeks berpotensi untuk masuk kembali kedalam channel trendline, seperti yang terlihat dari chart dibawah ini. Jika hari ini IHSG mulai bergerak turun akibat profit taking, maka indeks akan menuju support 4135, dengan support berikutnya ada di level 4110. Penurunan lebih lanjut akan menguji support uptrend channel di 4089, yang juga akan menjadi support kuat dari indeks. Namun prediksi saya, penurunan indeks hari ini masih akan tertahan di support 4135. Sedangkan jika indeks masih melanjutkan kenaikannya, maka indeks berpotensi untuk menguji level psikologis 4200.

Hingga blog ini ter-update pada tengah malam, Bursa Wall Street masih tertekan turun diatas 1%, demikian juga dengan penutupan major Bursa Eropa. Saham yang dapat dicermati untuk hari kamis, 28 Juli 2011 adalah:

BBRI:

Berpeluang mengakhiri masa konsolidasi jangka pendek di level 6500-6950, dan berpotensi untuk menembus resisten all time highnya.
Stochastic golden cross dan bergerak naik.
Penurunan MACD mulai berbalik arah, dan berpotensi untuk terjadi golden cross kembali.
Volume transaksi naik signifikan diatas rata-rata.
Dari indikator yang ada, menunjukan potensi untuk menembus all time high menuju target 7200, dengan target terdekat di 7050.
Support 6850...6750...6650
Resisten 6950...7050...7150

KRAS:
Melanjutkan postingan 2 hari lalu (Selasa, 26 Juli 2011), selamat bagi yang telah membeli sesuai rekomendasi.
Setelah 3 hari lalu gagal untuk close diatas resisten downtendline, kemaren KRAS akhirnya mampu menembus resisten tersebut dan close diatasnya.
Stochastic masih golden cross dan mengarah keatas.
MACD berhasil menembus keatas centreline dengan histogram bar hijau muncul lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya.
Volume perdagangan naik signifikan diatas rata-ratanya
Trading buy, dengan target menuju level 1230-1240, dan target terdekat yang harus dilewati lebih dulu ada di level 1160.
Stop loss jik close dibawah 1070.
Support 1110...1090...1070
Resisten 1160...1190...1210

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar