Minggu, 10 Juli 2011

IHSG Berhasil Menembus Level Psikologis Baru 4000

Senang sekali saya dapat kembali mengupdate blog ini, setelah selama seminggu lebih saya libur dari blog karena adanya suatu pekerjaan penting yang harus saya kerjakan. Namun yang bikin saya tambah Happy adalah IHSG berhasil menembus level psikologis baru yaitu LEVEL 4000. Saya yakin para pembaca blog ini juga lagi happy karena portfolionya sedang menghijau semua, hehee....Congratz dech !!

Mengakhiri perdagangan Jumat (8/7/2011) pekan lalu, IHSG ditutup naik 64,218 poin (+1,63%) ke level 4.003,691, total transaksi senilai Rp 5,862 triliun, foreign kembali mencatatkan net buy cukup besar sebanyak Rp 611 miliar dan Rupiah ditutup menguat di posisi Rp 8.520/US $.

Sementara itu Dow Jones ditutup turun 62,29 poin (-0,49%) ke level 12.657,20. S&P 500 turun 9,42 poin (-0,70%) ke level 1.343,80 dan Nasdaq turun 12,85 poin (-0,45%) ke level 2.859,81. Penurunan Wall Street jum'at lalu disebabkan oleh data tenaga kerja AS yang hanya bertambah 18.000 orang pada bulan Juni, sehingga jauh di bawah ekspektasi terendah para analis. Namun selama sepekan lalu, ketiga indeks ini masih ditutup positif dengan Dow Jones naik 0,6%, S&P 500 menguat 0,3% dan Nasdaq bertambah 1,6%.

Seperti yang saya perkirakan sebelumnya, bahwa IHSG telah bullish kembali dan akan aman-aman saja untuk berada di atas level 3900. Dan terbukti selama pekan lalu indeks bertahan dan bahkan berhasil close diatas level 4000. Kenaikan IHSG ini disebabkan oleh kepercayaan diri pelaku pasar yang telah kembali setelah meredanya kekhawatiran “sementara” akan kondisi ekonomi global. Selain itu antisipasi keluarnya Laporan Keuangan Kwartal II (LK Q2) yang diperkirakan masih akan bagus menjadi pemicu indeks mencapai level tertingginya saat ini. Investor masih optimis akan LK Q2 emiten-emiten BEI yang akan mulai keluar mendekati akhir bulan ini, setelah melihat kondisi makro ekonomi Indonesia yang cenderung stabil. Hal ini dapat dilihat dari stabilnya inflasi dan nilai tukar Rupiah selama periode April-Juni 2011 lalu.

Secara TA, IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya jika mampu menembus resisten 4006, dengan target terdekat berikutnya bearada di level 4030. Namun jika senin besok IHSG dibuka turun dan tidak mampu bertahan di level 4000, maka indeks akan menguji support 3990 dengan support berikutnya ada di level 3979. Indikator yang ada secara umum masih bergerak naik dan cenderung positif. Walaupun dalam waktu dekat ada kemungkinan terjadi profit taking karena kondisi yang telah overbought, namun saya sendiri masih optimis IHSG akan melanjutkan kenaikannya dengan target yang dapat dicapai hingga akhir bulan ini, ada disekitar level 4077 hingga 4145.

Saham-saham yang dapat dicermati untuk Senin 11 Juli 2011 adalah:
SGRO:
Break dari resisten downtrendline
Stochastic golden cross dan bergerak naik
MACD golden cross dan histogram bar hijau muncul diatas centre line
Voluma naik signifikan diatas volume rata-rata hariannya.
Berpeluang menguji resisten 3600, yang jika dapat ditembus akan menuju target terdekat di 3675 dan target menengah ada di level 3750-3800.
Support 3475...3450
Resisten 3550...3600

KRAS:
Setengah jam menjelang penutupan perdagangan kemaren, volume KRAS tiba-tiba muncul dan berhasil break dari resisten area konsolidasi di level 1070.
Stochastic golden cross dan bergerak uptrend.
MACD golden cross dan bergerak naik, walaupun masih berada dibawah centreline namun masih dalam trend positif, terlihat dari histogram hijau yang naik makin tinggi.
Titik Parabolic Sar yang mulai muncul dibawah, menunjukan terjadi rebound
Volume perdagangan naik diatas rata-ratanya.
Berpeluang menguji resisten downtrend line di level 1130, yang jika dapat ditembus akan menuju level 1160 kembali.
Support 1070...1050
Resisten 1130...1160

INCO:
Penurunan Stochastic mulai terbatas dan berbalik arah, berpeluang untuk terjadi golden cross kembali
MACD batal terjadi death cross, tetapi masih dibawah centreline, namun histogram hijau mulai muncul kembali.
Voume naik signifikan diatas rata-rata hariannya
Jika mampu naik dan menembus resisten downtrendline di level 4525, berpotensi menuju target terdekat di 4650 dan target berikutnya ada di level 4800.
Batasi resiko jika turun kembali di bawah 4350, dengan melakukan stop loss.
Support 4425...4400...4350
Resisten 4525...4600...4650

INTP:
Masih bergerak sideways di level 16.300-17.500
Stochastic potensial terjadi golden cross
MACD masih bergerak sideways sedikit dibawah centreline dengan potensi terjadi golden cross
Volume muncul diatas VMA 20 hariannya
Spekulasi BOW dengan target di level 17.350-17.500, namun batasi resiko dengan melakukan stop loss jika break low dibawah 16.300
Support 16.700....16.500
Resisten 17.000.... 17.350

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Kamis, 30 Juni 2011

On Vacation

IHSG telah bullish kembali dengan break all time high.... Saya mau vacation dulu selama seminggu dari blog ini, selagi IHSG sedang bullish, karena adanya suatu pekerjaan penting yang harus saya lakukan. Perkiraan saya selama seminggu kedepan IHSG masih akan aman-aman saja untuk menuju level baru di 3900 keatas. Harap maklum dan salam cuan selalu... 

Rabu, 29 Juni 2011

Kenaikan Akan Berlanjut Untuk Menguji Level All Time Highnya Kembali

Selasa kemaren IHSG ditutup naik 16,848 poin (+0,44%) ke level 3.830,273, total transaksi senilai Rp 3,443 triliun, foreign mencatatkan net buy 62 miliar dan Rupiah ditutup melemah di Rp 8.630/US $. Sementara itu, Bursa Wall Street ditutup naik, dengan Dow Jones naik 145,13 poin (+1,21%) ke level 12.188,69. S&P 500 naik 16,57 poin (+1,29%) ke level 1.296,67 dan Nasdaq naik 41,03 poin (+1,53%) ke level 2.729,31. Kenaikan Wall Street akibat adanya keyakinan investor bahwa anggota Parlemen di Yunani bakal menyetujui pemotongan anggaran guna menyelesaikan krisis utang yang melanda negara tersebut.

Saat ini market global masih menanti hasil pertemuan dari parlemen Yunani yang akan melakukan voting penghematan fiskal dan privatisasi aset-aset negara, dimana keputusannya segera dapat diketahui dalam waktu kurang dari 48 jam kedepan. Investor mengharapkan bahwa hasil voting tersebut menyetujui penghematan dan privatisasi yang merupakan syarat yang diajukan oleh lembaga donor yaitu IMF dan Uni Eropa sebelum menyiapkan dana darurat untuk Yunani guna menghindari negara tersebut dari kondisi gagal bayar. Namun rencana ini mendapatkan tantangan besar dari dalam negeri, setelah terjadi protes keras dari publik Yunani yang menimbulkan bentrokan di kota Athena.

Melihat Bursa Global dan Regional Asia yang bergerak positif selama libur hari besar Isra Mi'raj, maka besar kemungkinan IHSG juga akan melanjutkan kenaikannya besok. Secara TA, indikator yang ada memungkinkan terjadinya kenaikan lanjutan. Walaupun Stochastic death cross dan tampak seperti berbelit di overbought area, tapi masih bisa terjadi golden cross kembali jika kenaikan indeks berlanjut. MACD pun masih terlihat bergerak positif dalam posisi golden cross diatas centre line, dengan histogram bar hijau muncul kembali yang merupakan suatu signal yang baik. Jika besok IHSG dibuka dan mampu bertahan di level 3838, maka indeks akan menguji resisten level 3856, yang jika ditembus keatas berpeluang untuk menuju level all time high indeks di level 3873. Sedangkan untuk support indeks akan berada di level 3819, dengan support berikutnya ada dilevel 3797.

Cermati penutupan Bursa Wall Street pada dini hari esok. Pada saat blog ini ter-update, Wall Street baru saja dibuka dengan pengutan tipis rata-rata dibawah 0,5%. Saham-saham yang dapat dicermati untuk besok, Kamis 30 Juni 2011 adalah:

CPIN:
Setelah bergerak sideways selama 2 bulan terakhir di level 1830-1980, CPIN berpeluang untuk mengakhiri masa konsolidasinya.
Stochastic masih dalam posisi golden cross, dan melanjutkan kenaikannya memasuki area overbought.
MACD juga masih golden cross dan mulai terlihat bergerak naik diatas centre line, dengan histogram bar hijau yang muncul kembali.
Volume transaksi naik signifikan diatas rata-ratanya.
Jika mampu menembus keatas 1980, berpeluang menuju level tertinggi di 2050, yang jika ditembus akan menuju target 2150.
Support 1940...1910
Resisten 1980...2050
SMGR:
Penurunan Stochastic mulai terbatas dan berbalik arah, berpeluang terjadi golden cross kembali jika penguatan berlanjut.
MACD bergerak sideways masih dalam posisi golden cross diatas centre line.
Volume transaksi diatas VMA 20 hariannya.
Namun kenaikan terhadang oleh 2 resisten kuat di level 9700 dan 9800, yang jika mampu ditembus keatas akan menuju level 10.000
Support 9500...9350
Resisten 9700...9800

BBTN:
Setelah break dari resisten 1670 dengan volume yang besar tiga hari lalu, BBTN mengalami minor profit taking dalam volume transaksi yang cenderung tipis dan masih tertahan di level 1670.
Stochastic golden cross kembali dan bersiap memasuki area over bought kembali.
MACD masih golden cross dalam pergerakan yang positif tepat di centre line.
Masih berpeluang menguji resisten 1720, yang jika ditembus keatas akan menuju target terdekat di 1780-1790
Support 1670...1640
Resisten 1700...1720
Have an Amazing Trade and Happy Profit

Selasa, 28 Juni 2011

IHSG Bersiap Untuk Ikut Menguat

Mengawali awal pekan kemaren, IHSG dibuka di zona merah sepanjang perdagangan, tanpa pernah menyentuh area positif. IHSG akhirnya ditutup turun 35,133 poin (-0,92%) ke level 3.813,425, total transaksi senilai Rp 2,929 triliun, foreign mencatatkan net sell 70 miliar dan Rupiah ditutup melemah di 8.628/US $.

Sementara dini hari tadi, Bursa Wall Street akhirnya menguat setelah mengalami koreksi selama 3 hari berturut-turut. Dow Jones ditutup menguat 108,98 poin (+0,91%) ke level 12.043,56. S&P 500 juga menguat 11,65 poin (+0,92%) ke level 1.280,10 dan Nasdaq menguat 35,39 poin (+1,33%) ke level 2.688,28. Tanda-tanda positif dari krisis Yunani untuk pemberian persetujuan rencana restrukturisasi utang turut memberikan sentimen positif. Namun investor masih mencermati agenda yang akan berlangsung pada pekan ini, yaitu hasil voting penghematan fiskal Yunani berupa kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran yang dilangsungkan pada Rabu (29/6) dan voting penjualan aset-aset negara sekaligus alokasi dana bailout pada Kamis (30/6), untuk menentukan nasib Yunani dalam menerima dana bailout.

Sesuai perkiraan, indeks mengalami profit taking pada awal pekan ini, akibat posisinya yang sudah terlalu overbought setelah mengalami penguatan 5 hari berturut-turut pada pekan lalu. Secara TA, jika hari ini indeks dibuka dan mampu bertahan di level 3818, maka indeks berpeluang menguji resisten 3831 dengan resisten selanjutnya berada di level 3845. Namun jika indeks dibuka dan bergerak turun melanjutkan pelemahannya, maka indeks akan menguji support level 3796, dengan support selanjutnya ada di level 3779. Dari indikator yang ada, terlihat Stochastic berpotensi terjadi death cross di overbought area. MACD golden cross bergerak sideways sedikit diatas centre line. Dan jika dilihat dari volume transaksi terjadinya penurunan kemaren yang cenderung tipis, dapat dikatakan bahwa pelemahan ini hanyalah merupakan profit taking yang wajar.

Dengan Bursa Wall Street yang ditutup menguat rata-rata 1% dini hari tadi, maka IHSG bersiap untuk ikut menguat dan mengalami technical rebound. Untuk hari ini, saham-saham yang dapat dicermati adalah:

BBNI:
Dibuka open low di 3650, namun tutupan berhasil naik dengan close diatas harga open.
Harga close kemaren masih diatas dari garis downtrend line-nya.
Kenaikan Stochastic agak tertahan di gerbang over bought area, masih dalam posisi golden cross
MACD masih golden cross dibawah centreline dan histogram bar hijau masih positif.
Namun volume transaksi masih cenderung tipis dibawah rata-rata hariannya.
Selama tidak close dibawah 3700, masih berpotensi menuju target terdekat di level 3875-3900.
Namun jika turun menembus kebawah level 3700, akan menguji support kuatnya kembali di level 3550.
Suport 3700...3650
Resisten 3775...3825

ROTI:
Stochastic golden cross dan masih bergerak naik
Setelah bergerak sideways, MACD mulai ada tanda-tanda akan bergerak naik. Masih dalam posisi golden cross, dengan histogram bar hijau muncul diatas centre line.
Volume masih cenderung tipis.
Saat ini, ROTI masih bergerak dalam pola descending triangle.
Jika mampu menembus keatas level 2800, akan menuju target terdekat di 2875, yang jika mampu ditembus keatas akan menuju target 2950-3000 kembali.
Namun jika close dibawah level 2650, berpotensi menuju level 2400 sebagai target terdekatnya.
Support 2700...2650
Resisten 2800... 2875

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Senin, 27 Juni 2011

Awal Pekan, Berpeluang Terjadi Profit Taking

Menutup akhir pekan lalu, Jumat (24/6/2011), IHSG ditutup naik 24,908 poin (+0,65%) ke level 3.848,558, total transaksi senilai Rp 3,666 triliun, foreign mencatatkan net buy 406 miliar dan Rupiah ditutup melemah tipis di Rp 8.605/US $.

Sementara itu, Dow Jones ditutup turun 115,42 poin (-0,96%) ke level 11.934,58. S&P 500 turun 15,05 poin (-1,17%) ke level 1.268,45 dan Nasdaq turun 33,86 poin (-1,26%) ke level 2.652,89. Bursa Wall Street kembali jatuh untuk hari ketiganya akibat kekhawatiran investor terhadap pemerintah Yunani yang menghadapi tekanan dari dalam negeri oleh pihak-pihak yang tidak setuju dengan rencana penghematan dan penjualan aset-aset negara demi menerima bail out guna membayar utang-utang negara tersebut.
Saat ini Bursa Global masih akan bergerak fluktuatif, dipengaruhi oleh penyelesaian krisis utang Yunani, yang akan mendapatkan kepastian bail out pada 3 Juli 2011 nanti. Investor global masih mencermati, kesanggupan Yunani dalam menjalankan 'austerity plan' pekan depan, untuk menekan defisit negara tersebut agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebagai syarat untuk menerima bail out senilai 12 miliar Euro seperti yang telah dijanjikan. Hal ini juga berdampak pada pergerakan IHSG, yang secara psikologis juga terpengaruh oleh pergerakan Bursa Global.

Secara TA, selama pekan lalu IHSG telah menguat 5 hari berturut-turut. Kenaikan non stop dan cukup tinggi ditengah2 bursa global yang tertekan membuat posisi IHSG menjadi rawan untuk mengalami profit taking pada awal pekan ini. Jika dilihat dari weekly chart IHSG, terlihat posisi candle cukup bagus dengan pola bullish engulfing. Namun kenaikan ini belum mendapat konfirmasi dari indikator yang ada. Weekly Stochastic masih death cross di over bought area. Sedangkan weekly MACD terlihat pola divergence negatif, dimana kenaikan harga disertai dengan penurunan pergerakan MACD. Sedangkan volume transaksi pada saat terjadi kenaikan pekan lalu cenderung tipis. Jadi untuk mengkonfirmasi kenaikan lanjutan, IHSG harus dapat menembus resiten all time high di level 3873 pada penutupan pekan ini.

Untuk saham-saham yang dapat dicermati adalah:
BBTN:
Melanjutkan postingan rekomendasi rabu pekan lalu (22 Juni 2011), BBTN telah berhasil break out dari resisten area konsolidasi di level 1670 dengan volume yang besar.
Berpeluang menguji resisten 1720, yang jika dapat ditembus keatas akan menuju target terdekat di 1780-1790.
Stochastic bergerak uptrend menuju overbought area.
MACD golden cross dalam trend positif berusaha untuk cross up centre line.
Volume transaksi naik signifikan diatas rata-rata hariannya.
Trading BOW di area level 1630-1670, dengan stop loss level jika break low 1590.
Support 1670... 1640
Resisten 1700...1720

UNTR:
Masih bergerak naik dalam uptrend channel jangka pendeknya
Kenaikan tertahan oleh resisten uptrend channel, dengan candle membetuk pola inverted hammer merah, sehingga berpeluang untuk turun dulu menutup gap bawah di level 23.250-23.350.
Stochastic death cross di over bought area.
MACD masih golden cross dalam trend pergerakan yang positif.
Voume pada saat koreksi sedikit dibawah VMA 20 hariannya.
Trading BOW di area sekitar support uptrend channel 23.000, dengan stoploss jika break low 22.500.
Target menuju 24.500-24.550, dengan minor target di level 24.000
Support 23.350.... 23.000
Resisten 23.900.... 24.200.... 24.550

UNVR:
Kenaikan tertahan oleh resisten downtrend line (garis warna hitam).
Stochastic golden cross di overbought area.
MACD golden cross bersiap untuk menembus keatas centre line
Volume naik signifikan.
Berpeluang menguji resisten 15.400, yang jika dapat ditembus keatas dapat menuju target 16.350, dengan target terdekat menutup gap kecil di level 15.950-16.000
Support 15.000.... 14.900
Resisten 15.400.... 15.600.... 15.800

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Jumat, 24 Juni 2011

IHSG Masih Tertahan di Resisten Downtrend line

Kamis kemaren IHSG dibuka bergerak di zona merah sepanjang sesi I. Namun memasuki sesi II, indeks mulai masuk ke zona hijau dan bergerak fluktuatif menjelang penutupan, dengan bolak-balik antara zona merah dan hijau. IHSG akhirnya ditutup naik cuma 1,818 poin (+0,04%) ke level 3.823,650, total transaksi senilai Rp 3,9 triliun, foreign mencatatkan net buy sebesar 696 miliar dan Rupiah ditutup melemah di Rp 8.605/US $. Besarnya transaksi net buy foreign disebabkan adanya transaksi nego saham GZCO, AMRT dan JSPT senilai total 408 miliar, sehingga jika transaksi tersebut tidak dihitung, foreign net buy tercatat sebesar 288 miliar.

Sementara dini hari tadi Bursa Wall Street ditutup mixed, dengan Dow Jones turun 59,67 poin (-0,49%) ke level 12.050. S&P 500 turun 3,64 poin (-0,28%) ke level 1.283,50. Tetapi Nasdaq naik 17,56 poin (+0,66%) ke level 2.686,75. Setelah dibuka turun tajam karena dibayangi oleh pelemahan ekonomi akibat pernyataan The Fed sebelumnya, Wall Street berhasil bangkit dari keterpurukannya merespons kabar Yunani yang menyepakati austerity plan 5 tahun untuk menghindari gagal bayar. Sementara harga minyak merosot drastis seiring menguatnya dolar AS dan juga kekhawatiran berkurangnya permintaan akibat penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS yang tidak terlalu cerah, dimana US crude oil futures ditutup turun 4,6% sebesar US $ 4,39 ke level US$91,02/barel.

Secara TA, penutupan indeks kemaren tepat tertahan di resisten down trend line level 3823 dengan candle membentuk spinning tops biru, merepresentasikan ketidakpastian arah antara melanjutkan kenaikan atau akan bergerak turun. Jika hari ini IHSG belum dapat close diatas level 3823 dan turun menjauhi resisten tersebut, maka indeks akan memulai trend penurunannya, dengan level 3800 akan menjadi support indeks. Namun jika level 3800 tertembus kebawah, maka indeks akan menguji 3781 sebagai support berikutnya, dan support kuat hari ini berada di level 3767. Tetapi jika indeks masih dapat melanjutkan kenaikannya, maka indeks akan menuju level 3856 sebagai resistennya. Secara umum, Indikator yang ada masih terlihat bagus dan cenderung positif. Stochastic masih bergerak uptrend dan MACD telah golden cross. Volume transaksi juga naik sedikit diatas VMA 20 days.

Untuk hari ini saham-saham yang dapat dicermati adalah:
SSIA:
Secara TA saham ini masih bullish dan berpeluang untuk menembus all time highnya kembali.
Stochastic telah golden cross dan bergerak naik.
Penurunan MACD mulai melambat dan berbalik arah
Volume transaksi kemarin naik signifikan diatas rata-rata harinnya
Jika dapat menembus resisten 1360 berpeluang menuju 1400-1410 sebagai target terdekatnya.
Support 1320...1290
Resisten 1360... 1380...1410

IPOL:
Berhasil break resisten 220 dan close diatas MA 200.
Stochastic bergerak uptrend memasuki overbought area
MACD golden cross dalam pergerakan positif, terlihat dari histogram bar hijau yang makin meningkat.
Volume 2 hari terakhir naik diatas rata-rata hariannya.
Jika melanjutkan kenaikannya akan menuju target terdekat di 245-250, yang jika mampu ditembus akan menuju target berikutnya di 260.
Support 220...215
Resisten 240...245

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Kamis, 23 Juni 2011

Masih Belum Dapat Break Out dari Resisten Downtrend line

Rabu kemaren IHSG bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan, setelah kekhawatiran terhadap krisis utang Yunani mulai memudar. IHSG ditutup naik 26,893 poin (+0,70%) ke level 3.821,832, total transaksi senilai Rp 3,8 triliun, foreign mencatatkan net buy sebesar 528 miliar dan Rupiah ditutup menguat tipis di posisi Rp 8.590/US $.

Sementara dini hari tadi, Bursa Wall Street ditutup turun, mengakhiri 4 hari kenaikannya, setelah The Fed menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi AS kedepan tanpa rencana untuk stimulus. Dow Jones turun 80,34 poin (-0,66%) ke level 12.109,67. S&P 500 turun 8,38 poin (-0,65%) ke level 1.287,14 dan Nasdaq turun 18,07 poin (-0,67%) ke level 2.669,19. The Fed menyatakan akan menjaga tingkat suku bunga pada level rendah dan memprediksikan GDP sekitar 2,7%-2,9% pada tahun ini, turun dari 3,1%-3,3% dari prediksi April lalu.

Situasi ekonomi global, khususnya krisis Yunani yang sudah mulai mereda memicu derasnya dana asing untuk kembali masuk ke market pada perdagangan kemaren. Secara TA, kenaikan kemaren telah diprediksikan sesuai analisa kami, dimana indeks akan menembus level 3800 dan menguji resisten short term downtrend linenya di 3823, selisih sedikit dari level tertinggi indeks kemaren di 3822,419. Secara umum Indikator teknikal terlihat masih bergerak positif, dengan Stochastic bergerak naik dan MACD potensial terjadi golden cross. Namun volume transaksi masih cenderung tipis. Indeks masih berpotensi naik dengan trigger level 3823 yang jika ditembus akan menguji resisten level 3856. Sedangkan support indeks akan berada di level 3794, dengan level 3777 sebagai support selanjutnya.

Namun dengan Dow yang ditutup negatif dini hari tadi, maka jika IHSG tidak mampu menembus resisten downtrend line di level 3823, berarti indeks masih akan bergerak turun. Apalagi harapan adanya kelanjutan stimulus The Fed untuk tahap berikutnya ternyata tidak terjadi, dapat memberikan alasan bagi pelaku pasar untuk melakukan aksi jual lanjutan. Selain itu, kenaikan IHSG pada 3 hari terakhir juga terjadi dalam volume transaksi yang tipis, jadi waspadai jika terjadi pembalikan arah turun dengan volume yang lebih besar.

Untuk hari ini saham-saham yang layak dicermati adalah:
BUMI:
Dibuka naik dengan gap up di 3100-3125.
Stochastic golden cross dan bersiap naik untuk keluar dari area over sold.
Penurunan MACD mulai berbalik arah, dengan histogram bar hijau telah muncul untuk hari kedua, namun masih dibawah centreline.
Titik Parabolic Sar mulai muncul dibawah, mengindikasikan terjadinya rebound.
Volume transaksi masih diatas VMA 20 hariannya
Selama tidak turun dibawah 3150, berpeluang melanjutkan kenaikan menuju 3275-3300.
Namun jika tembus dibawah 3150, akan menuju 3000-3075 sebagai target penurunan jangka pendeknya.
Support 3150...3100
Resisten 3225...3275

BBNI:
Berhasil break out dari resisten down trend channel
Stochastic masih bergerak uptrend, merupakan sinyal positif.
MACD telah golden cross dengan histogram bar hijau mulai muncul diatas centreline.
Titik Parabolic Sar telah muncul dibawah untuk hari ke-dua, mengkonfirmasi terjadinya rebound.
Namun volume transaksi masih cenderung tipis dibawah VMA 20 days
Selama tidak turun dibawah 3725 kembali, berpeluang menuju 3900, dengan target terdekat di 3825.
Support 3725...3675
Resisten 3825...3900

HEXA:
Break out dari resisten short term downtrend line dengan volume yang besar.
Indikator yang ada masih bergerak positif dengan Stochastic masih bergerak naik.
Sedangkan MACD potensial golden cross.
Berpeluang menuju target 6800-6850, dengan target terdekat di 6700.
Jika mampu menembus 6850, akan mengejar 2 gap atas, yaitu di level 6950-7000 dan 7050-7100.
Support 6500...6400
Resisten 6700...6800...6850

ICBP:
Kenaikan tertahan di resisten down trend line.
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross, menunjukan sinyal bullish.
MACD telah golden cross, dengan histogram bar hijau naik diatas centre line, memberikan sinyal bullish.
Titik Parabolic Sar telah muncul dibawah untuk hari yang ke-dua.
Namun volume transaksi mulai turun, tetapi masih diatas VMA 20 hariannya.
Jika mampu menembus resisten downtend line dan close diatas level 5300, berpotensi menuju target terdekat di 5400-5450, yang jika mampu dibreak out akan menuju level 5750-5800.
Namun jika tidak dapat menembus resisten level 5300, berarti masih bergerak turun dalam downtrend channel tersebut.
Support 5200...5150
Resisten 5400...5450

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Rabu, 22 Juni 2011

Bersiap Menembus Level 3800 Untuk Menguji Resisten Downtrend line

Selasa kemaren IHSG bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan, didorong oleh menguatnya bursa-bursa regional. IHSG ditutup naik cukup tajam 65,817 poin (+1,76%) ke level 3.794,939. Total transaksi senilai Rp 3,858 triliun, foreign mencatatkan net buy sebesar 358 miliar dan Rupiah ditutup menguat tipis di Rp 8.595/US $.

Sementara dini hari tadi, Bursa Wall Street melanjutkan kenaikannya, dengan Dow Jones naik 109,63 poin (+0,91%) ke level 12.190,01. S&P 500 naik 17,16 poin (+1,34%) ke level 1.295,52 dan Nasdaq naik 57,60 poin (+2,19%) menjadi 2.678,26. Kenaikan ini terjadi setelah kabinet Perdana Menteri Yunani George Papandreou memenangkan voting yang dilihat oleh market sebagai salah satu langkah positif dari resolusi untuk menghadapi krisis utang Yunani, agar terhindar dari default.

Kemaren Bursa Global mengalami penguatan, seiring tumbuhnya harapan pasar atas resolusi krisis utang Yunani. Pasar merespon positif referendum masyarakat Yunani untuk mendukung pemangkasan pengeluaran anggaran, kenaikan pajak dan penjualan beberapa aset negara. Selain itu, hasil pertemuan meeting para Menteri Keuangan Eropa yang menyepakati fasilitas kenaikan peminjaman yang efektif dari level 440 miliar euro saat ini untuk negara-negara Eropa yang bermasalah termasuk Yunani, memberikan sentimen positif bagi market.

Secara TA, kenaikan IHSG kemaren tertahan oleh garis MA 20. Dari indikatornya terlihat mulai ada tanda2 rebound. Stochastic telah golden cross kembali. Sedangkan penurunan MACD mulai terbatas dan berbalik arah, dengan histogram bar hijau mulai muncul, walaupun masih dibawah centre line. Volume juga mulai ada kenaikan, meskipun masih cenderung tipis dan masih dibawah VMA 20 hariannya. Jika hari ini IHSG dibuka masih naik dan mampu bertahan di level 3800, maka indeks akan menguji resisten downtrend line di level 3823. Jika level tersebut dapat ditembus dan mampu close diatasnya maka indeks baru dapat dikatakan benar-benar rebound, sehingga terbuka peluang bagi indeks untuk menguji resisten all time highnya kembali. Namun jika indeks belum mampu menembus level 3823 atau masih tutup di bawah level tersebut, maka indeks masih bergerak dalam short term downtrend channel-nya. Untuk hari ini support indeks berada dilevel 3780, dengan support berikutnya ada di level 3762.

Jika melihat Dow yang ditutup positif untuk hari keempat secara berturut, maka besar kemungkinan IHSG akan menembus level 3800 untuk menguji resisten downtrend channel di 3823. Jika di level tersebut indeks mulai kelihatan sulit untuk melanjutkan kenaikannya, maka untuk trader yang kemaren telah melakukan pembelian ada baiknya untuk mulai melakukan profit taking dulu. Saya sendiri kemaren telah melakukan positioning, walaupun belum 100%, terutama ketika sesi 2 terlihat indeks mulai kuat. Untuk hari ini saham-saham yang dapat dicermati adalah:

BMRI:
Kenaikan kemaren tertahan oleh garis MA 20 nya.
Stochastic telah golden cross, keluar dari oversold area dan mulai bergerak naik
MACD mulai berbalik arah dan berpotensi untuk terjadi golden cross kembali.
Volume transaksi juga mengalami kenaikan, diatas VMA 20 hariannya.
Jika mampu melanjutkan kenaikan dengan menembus level 7050, akan menguji resisten short term downtrend channel di level 7200, yang jika dapat ditembus keatas berpeluang menguji resisten all time high di level 7350.
Namun jika tidak mampu menembus level 7200, ada baiknya untuk melakukan profit taking dulu, karena masih bergerak turun dalam down trend channelnya.
Support 6850...6700
Resisten 7050...7200

BBTN:
Berhasil break resisten short term downtrend line
Stochastic dan MACD telah golden cross kembali
Namun volume transaksi masih cenderung tipis
Jika hari ini mampu naik dan bertahan di level 1670, berpeluang menuju target terdekat di 1710-1720, yang jika mampu di break out keatas akan menuju level 1790.
Stop loss level jika break down level 1590.
Support 1640...1610
Resisten 1690...1720

KLBF:
Melanjutkan postingan Jum'at pekan lalu, selamat bagi yang telah membeli di area support 3225 sesuai rekomendasi pekan lalu.
Indikator semua telah positif, dengan Stochastic golden cross dan bergerak naik meninggalkan over sold area.
MACD terlihat mulai golden cross, dengan histogram bar hijau mulai muncul diatas centre line.
Volume juga naik signifikan diatas rata-rata hariannya
Jika mampu melanjutkan kenaikan dan bertahan di level 3450, berpeluang menguji resisten downtrend line di 3525, yang jika ditembus keatas akan menuju target 3575-3600.
Support 3350...3300...3225
Resisten 3450...3525...3575

BISI:
Berhasil pull back dengan volume yang sangat besar
Kenaikan tertahan oleh fibo 23,6% di 1350.
Stochastic golden cross di over sold area
Penurunan MACD mulai melambat dan ada indikasi untuk berbalik arah, dengan histogram bar hijau mulai muncul, namun masih dibawah centre line.
Berpeluang menguji resisten downtrend line di level 1480-1500, dengan target terdekat di 1400 dan target berikutnya ke 1440.
Stop loss jika break low 1270.
Support 1310...1270
Resisten 1370...1400...1440

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Selasa, 21 Juni 2011

Masih Wait & See Menunggu Penyelesaian Bursa Global

Senin kemaren IHSG ditutup naik tipis 6,819 poin (+0,18%) ke level 3.729,122, total transaksi senilai Rp 3,24 triliun, foreign mencatatkan net sell sebesar 40 miliar dan Rupiah ditutup stagnan di Rp 8.610/US $. Sementara dini hari tadi, Bursa Wall Street menguat dengan volume transaksi yang tipis. Dow Jones ditutup naik 76,02 poin (+0,63%) ke level 12.080,38. S&P 500 naik 6,86 poin (+0,54%) ke level 1.278,36 dan Nasdaq naik 13,18 poin (+0,50%) ke level 2.629,66.

Mengawali pekan ini, IHSG masih belum dapat melepaskan diri dari bayang2 permasalahan Bursa Global. Ketidakpastian bailout Yunani masih menjadi sesuatu yang ditakuti oleh investor untuk masuk ke market. Hal ini terjadi setelah para mentri keuangan zona Eropa gagal mencapai kesepakatan dan menunda untuk memberikan pinjaman tambahan sebesar 12 miliar Euro kepada Yunani yang dijanjikan pertengahan Juli ini, dan menekan PM Yunani Papandreou untuk meloloskan UU pemangkasan defisit dan penjualan aset serta melakukan langkah-langkah penghematan yang keras sebelum menerima pinjaman tersebut.

Selama krisis utang Yunani belum pulih, situasi regional menjadi tantangan tersendiri bagi IHSG. Pasar melihat, krisis utang Yunani dapat menyebar ke negara-negara lain di Eropa seperti Portugal, Italia, Spanyol dan Irlandia. Apalagi setelah Moody's berencana mulai mereview peringkat kredit Italia yang juga berpotensi untuk di-downgrade. Investor sepertinya masih wait & see, menunggu kejelasan dari permasalahan Yunani, serta hasil dari FOMC meeting tanggal 22 Juni ini, yang akan membahas kelanjutan dari stimulus program Quantitative Easing.

Secara TA, jika IHSG dibuka dan mampu bertahan di level 3744, maka indeks akan menguji resisten 3757, dengan resiten berikutnya ada di level 3769. Sedangkan support indeks hari ini berada di level 3704, yang jika ditembus kebawah akan berhadapan dengan support berikutnya di level 3690. Dilihat dari indikator yang ada, sepertinya belum konfirmasi akan bottom reversal. Stochastic dan MACD masih bergerak turun dalam posisi death cross. Sedangkan volume cenderung tipis, dibawah rata-rata hariannya.
Melihat kondisi tersebut, saya perkirakan indeks masih akan bergerak konsolidasi. Selain menunggu kepasatian penyelesaian permasalahan global, saya juga masih menunggu bottom dari IHSG untuk melakukan entry point.

UNTR:
Masih bergerak konsolidasi dalam range trading 22.500-23.200
Stochastic masih bergerak turun dalam posisi death cross
MACD bergerak sideways dalam posisi golden cross, dengan histogram hijau diatas centre line
Volume masih dibawah VMA 20 hariannya
Selama belum mampu menembus 23.250 dan tutup diatasnya, lakukan sell dulu untuk kemudian melakukan buy back di 22.400-22.500. Namun jika mampu menembus 23.250 dalam volume yang besar, maka berpeluang menuju 24.500, dengan target terdekat di 23.900.
Support 22.700.... 22.500
Resisten 23.250....23.400.... 23.900

SMGR:
Stochastic bergerak naik dalam posisi golden cross
MACD telah valid golden cross, berpeluang naik diatas centre line
Volume naik signifikan diatas rata-rata hariannya
Berpeluang menguji resisten 9800 kembali, yang jika mampu ditembus akan menuju resiten berikutnya di 10.000.
Namun jika tidak dapat menembus 9800, ada baiknya melakukan profit taking dulu, dan menunggu untuk buyback di 9150-9200 kembali.
Support 9550...9400
Resisten 9750...9800

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Minggu, 19 Juni 2011

Pekan Penentuan bagi IHSG, Apakah akan Rebound atau Turun Semakin Dalam

Pada perdagangan Jumat (17/6/2011), IHSG ditutup turun 18,168 poin (-0,49%) ke level 3.722,303, total transaksi senilai Rp 4.591 triliun, foreign mencatatkan net sell 9,6 miliar dan Rupiah melemah ke level 8.610/US $. Sementara itu Bursa Wall Street ditutup bervariasi, dengan Dow Jones ditutup naik 42,84 poin (+0,36%) ke level 12.004,36 dan S&P 500 juga naik 3,86 poin (+0,30%) ke level 1.271,50, namun Nasdaq melemah 7,22 poin (-0,28%) menjadi 2.626,48.

Turunnya Nasdaq disebabkan oleh merosotnya saham RIMM (pabrikan BlackBerry) hingga 21,5%, setelah melaporkan pendapatan yang mengecewakan, sekaligus memangkas proyeksinya. Sedangkan penguatan Dow Jones disebabkan oleh tercapainya kesepakatan oleh Prancis dan Jerman mengenai rancangan pemberian bantuan ke Yunani dan meminta bank-bank yang memegang surat utang Yunani untuk secara sukarela berbagi beban.
Namun penguatan Dow pekan lalu, belum mengakhiri trend turun ini, apalagi setelah Moody's menyatakan akan mereview sovereign rating kredit Italia pada pekan ini, yang kemungkinan akan diturunkan. Selain itu pergerakan Dow pekan ini akan ditentukan oleh hasil dari FOMC Meeting pada hari Rabu tanggal 22 Juni 2011, yang akan menentukan Fed fund Rate dan komentar The Fed tentang kondisi ekonomi AS, seperti outlook pertumbuhan ekonomi kedepan dan inflasinya, serta yang paling ditunggu oleh investor seluruh dunia adalah kebijakan moneter AS kedepan, apakah akan ada kelanjutan stimulus dari program Quantitative Easing yang akan berakhir pada 30 Juni 2011 nanti.

Secara TA, jika kita melihat dari weekly chart IHSG, terlihat bahwa trend jangka menegah indeks telah dijebol kebawah (garis trend line hijau). Tetapi secara jangka panjang, indeks masih bisa dikatakan bullish, terlihat dari posisi candle yang masih berada di uptrend line garis hitam. Dari indikator yang ada, kelihatannya kurang bagus. Stochastic death cross dan bergerak turun, bersiap keluar dari over bought area. Sedangkan MACD telah valid death cross, dengan histogram bar merah mulai muncul dibawah centre line. Jika indeks pada pekan ini tidak mampu naik kembali dan tutup diatas 3788, maka trend penurunan indeks akan berlanjut dengan target terdekat menuju 3657. Tetapi jika indeks mampu untuk tutup diatas 3788 pada akhir pekan nanti, maka terbuka peluang indeks untuk naik kembali menuju level 3800, dan jika berlanjut akan testing resisten short term downtrend linenya kembali, yang pada pekan ini berada disekitar level 3825. Jadi perhatikan level kritis IHSG pada penutupan perdagangan Jum'at 24 Juni 2011 nanti, apakah IHSG mampu tutup diatas 3788 ataukah tidak.

Untuk saham2 yang dapat dicermati pada perdagangan Senin 20 Juni 2011:
SMCB:
Stchastic golden cross dan bergerak naik.
MACD valid golden cross, dengan histogram bar hijau mulai muncul diatas centre line
Volume naik signifikan diatas rata-rata hariannya
Berpeluang menguji resisten 2300 kembali, yang jika mampu dijebol keatas akan menuju level 2425-2500.
Support uptrend line saat ini berada di level 2100, maka batasi loss jika break down support tersebut dan close dibawahnya.
Support2175...2100
Resisten 2300...2350...2400

CPIN:
Penurunan tertahan di support kuat 1830.
Tetapi indikator yang ada masih bergerak negatif, dimana Stochastic dan MACD dalam posisi death cross.
Namun setiap turun menyentuh level 1830, CPIN selalu rebound.
Trading buy di sekitar support 1830, dengan target 1900-1930, stoploss jika break down 1830.
Support 1860...1830
Resisten 1900...1930

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Jumat, 17 Juni 2011

IHSG Berpeluang Membaik walaupun Masih Lemah

Kamis kemaren IHSG dibuka langsung turun, dan bergerak di zona merah sepanjang perdagangan. IHSG ditutup jatuh 53,780 poin (-1,42%) ke level 3.740,471, total transaksi senilai Rp 4,235 triliun, foreign mencatatkan net sell 166 miliar dan Rupiah ditutup turun ke Rp 8.593/US $.

Sedangkan dini hari tadi, Bursa Wall Street berakhir mixed, dengan Dow Jones ditutup menguat 64,25 poin (+0,54%) ke level 11.961,52. S&P 500 juga menguat 2,22 poin (+0,18%) ke level 1.267,64, namun Nasdaq melemah 7,76 poin (-0,29%) ke level 2.623,70. Kenaikan Dow Jones terjadi seiring dengan adanya perbaikan dari data properti dan tenaga kerja.

Setelah mengalami pullback selama 2 hari, IHSG melanjutkan penurunannya akibat sentimen negatif dari penurunan Bursa Global. Ketidakpastian bailout atas utang Yunani dan ancaman Moody’s yang akan mendowngrade bank-bank besar Perancis, serta belum jelasnya kelanjutan dari program Quantitative Easing untuk menstimulus ekonomi AS, menjadi sentimen negatif bagi Bursa Global yang juga mempengaruhi IHSG.

Secara TA, penurunan indeks kemaren mengkonfirmasikan akan terjadinya penurunan lebih lanjut. Indikator RSI menukik lagi kebawah, dengan melanjutkan trend penurunannya. Sedangkan MACD melanjutkan penurunannya, bersiap menembus ke bawah centreline, dengan histogram bar merah mulai muncul kembali. Volume transaksi cenderung tipis, dibawah VMA 20 hariannya. Jika hari ini IHSG dibuka dan melanjutkan penurunannya dengan menembus level 3720, maka indeks akan menguji support 3700. Namun jika indeks mampu naik dan bertahan di level 3754, maka indeks akan menguji resisten 3765, dengan resisten berikutnya diperkirakan berada di level 3775.

Dua dari tiga saham rekomendasi kemaren masih melanjutkan kenaikannya, yaitu SMGR dan BBCA, sedangkan BBRI masih tertahan di support kuatnya 6150. Waspadai jika support kuat BBRI ini dijebol kebawah, berpeluang menuju level 5800. Sedangkan untuk hari ini, saham-saham yang dapat dicermati adalah:

KLBF:
Stochastic mulai golden cross di oversold area.
Penurunan MACD mulai berbalik arah, diharapkan menyusul stochastic untuk terjadi golden cross
Volume transaksi sedikit mengalami penurunan dan berada dibawah VMA 20 hariannya.
Jika hari ini mampu bertahan di 3300, berpeluang menuju level 3400-3450, namun jika tidak mampu bertahan, ada baiknya menunggu di support kuatnya saat ini, yaitu di level 3225.
Stop loss jika break down 3225, karena berpeluang menuju 2925, dengan target terdekat di 3150.
Support 3300...3250...3225
Resisten 3350...3400...3450

BLTA:
Dibuka dengan open gap down di 325-330, setelah keluarnya laporan keuangan tahun 2010 yang masih membukukan rugi bersih, walaupun turun dibandingkan tahun sebelumnya.
Secara TA, saham ini bearish berat dan indikator yang ada masih mencerminkan penurunan lebih lanjut.
Stochastic death cross lagi, kembali ke oversold area.
MACD masih bergerak turun dalam pergerakan yang semakin negatif.
Volume transaksi pada saat penurunan kemaren juga naik signifikan.
Walaupun masih dalam trend yang negatif, tapi perlu dicermati adanya 2 support kuat di level 300, yaitu support uptrend jangka panjangnya dan support psikologis.
Spekulasi buy di 300, dengan target menutup gap di 330 (peluang profit 10%), stop loss jika break down 300, karena akan menuju target 265.
Support 310...300
Resisten 325...330...340

Have an Amazing Trade and Happy Profit

Kamis, 16 Juni 2011

Penguatan IHSG Kembali Terhalang oleh Sentimen Negatif Penurunan Bursa Global

Rabu kemaren IHSG dibuka menguat dan bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan. IHSG ditutup menguat 20,978 poin (+0,56%) ke level 3.794,251 total transaksi senilai Rp 3,6 triliun, dan foreign mencatatkan net buy 471 miliar.

Sementara dini hari tadi, Bursa Wall Street kembali rontok, dengan Dow Jones ditutup turun 178,84 poin (-1,48%) ke level 11.879,27. S&P 500 turun 22,45 poin (-1,74%) ke level 1.265,42 dan Nasdaq turun 47,26 poin (-1,76%) ke level 2.631,46. Penurunan ini seiring dengan kekhawatiran peringkat Yunani menuju status default dan tanda-tanda ekonomi AS mulai melemah. Saham sektor finansial mengalami tekanan besar setelah Moody's mengungkapkan kemungkinan memangkas peringkat utang bank2 di Prancis, karena memiliki eksposure utang Yunani. Melemahnya data pertumbuhan ekonomi AS turut menekan harga komoditas, sehingga menyebabkan saham-saham sektor energi juga ikut merosot.

Kemaren IHSG masih melanjutkan kenaikannya pada hari kedua. Walaupun sempat menguat hingga 3809 sebagai level tertingginya, namun indeks gagal untuk bertahan di level 3800. Secara TA, jika IHSG hari ini dibuka mampu naik dan bertahan di level 3800, maka indeks akan menguji resisten short term downtrend linenya di 3829. Namun jika dibuka turun, indeks akan menguji support 3777, yang jika ditembus kebawah akan berhadapan dengan support berikutnya di 3759. Indikator yang ada mulai terjadi perbaikan, dimana Stochastic sudah valid golden cross. Penurunan MACD mulai melambat dan ada indikasi berbalik arah, dengan histogram bar hijau mulai muncul, walaupun masih berada di bawah centre line. Namun volume transaksi kenaikan kemaren sangat tipis dibawah rata-rata hariannya.

Selama garis short term trendline belum dibreak keatas dan close diatasnya, maka kenaikan indeks saat ini masih belum aman. Mengingat Bursa Global yang tertekan semalam, maka waspadai jika terjadi pembalikan arah turun kembali dengan volume yang lebih besar, karena akan membuka peluang untuk terjadinya koreksi yang berkelanjutan. Dalam kondisi market yang belum stabil saat ini, tetap harus lebih hati-hati dalam trading. Lakukan safe trading dangan tidak terlalu banyak melakukan spekulasi. Tetap fokus dan disiplin dengan trading plans masing2, dengan menggunakan money mangement yang baik.
Untuk hari ini, saham-saham yang dapat dicermati:

SMGR:
Dibuka naik dengan open gap di 9250-9300.
Dalam jangka menengah, masih bergerak dalam range trading 9200-9800.
Stochastic valid golden cross di oversold area, bersiap naik meninggalkan area tersebut.
Penurunan MACD mulai terjadi perlawanan dan berbalik arah, bersiap terjadi golden cross.
Volume mulai naik kembali diatas VMA 20 days
Kenaikan kemaren tertahan oleh short term downtrendline di 9500.
Jika mampu menembus level 9500, berpeluang menuju level 9700-9800.
Namun waspadai jika sampai turun dibawah 9150, segera lakukan cut loss, karena berpeluang menuju level 8700, dengan target terdekat di 9000.
Support 9300...9200
Resisten 9450...9500

BBCA:
Berhasil break out dari pola descending triangle
Stochastic golden cross di overbought area, bergerak naik bersiap meninggalkan area tersebut
MACD potensial terjadi golden cross
Volume naik signifikan diatas VMA 20 hariannya
Jika kenaikan berlanjut, berpeluang menuju target 7400, dengan minor target di level 7250.
Namun jika turun dan close dibawah 7000, berpeluang menuju 6500-6550, dengan target terdekat di 6800.
Support 7100...7000
Resisten 7250...7350...7400

BBRI:
Masih bergerak dalam pola symmetrical triangle dalam range yang makin menyempit.
Stochastic telah golden cross kembali.
MACD mulai bergerak mendatar, diharapkan dapat menyusul stochastic untuk terjadi golden cross juga
Volume transaksi telah naik diatas VMA 20 days
Rally kenaikan akan berlanjut, jika mampu break out level 6500, berpotensi menuju target 7000, dengan target terdekat di 6650.
Namun jika break low 6150, akan bergerak turun menuju level 5650, dengan target terdekat di 5800.
Support 6300...6200
Resisten 6500...6550

Have an Amazing Trade and Happy Profit